Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MAN 2 Pontianak Perkuat Adiwiyata Berbasis Ekoteologi

S
Penulis: Silvina❯
Siswa dan guru MAN 2 Pontianak gotong royong Menanam pohon dan tanaman TOGA
Siswa dan guru MAN 2 Pontianak gotong royong Menanam pohon dan tanaman TOGA

Advertisement

 

PONTIANAK POST --MAN 2 Pontianak terus memperkuat komitmennya mewujudkan madrasah yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari kegiatan kerja bakti penanaman pohon dan tanaman obat keluarga (TOGA),  Rabu (30/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Adiwiyata Nasional Berbasis Ekoteologi yang melibatkan kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik dalam semangat gotong royong.

Advertisement

Berbagai jenis pohon pelindung dan tanaman TOGA, seperti jahe, kunyit, serai, dan lengkuas ditanam di sejumlah titik lingkungan madrasah. Selain memperindah kawasan sekolah, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan tutupan hijau, memperkaya keanekaragaman hayati, sekaligus menjadi media pembelajaran bagi peserta didik tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., mengatakan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi. Menurutnya, Program Adiwiyata Berbasis Ekoteologi adalah upaya membangun budaya madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan.

Advertisement

“Menanam pohon merupakan investasi bagi masa depan, sedangkan menjaga kebersihan adalah wujud syukur kepada Allah Subhanahuwata’ala  atas nikmat lingkungan yang sehat. Kami ingin membangun kesadaran seluruh warga madrasah bahwa merawat alam adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk terus membiasakan perilaku ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilahan sampah, penghematan air dan energi, serta merawat tanaman yang telah ditanam.

Melalui kolaborasi seluruh warga madrasah, MAN 2 Pontianak optimistis mampu mewujudkan lingkungan belajar yang asri, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya peduli lingkungan dapat dibangun melalui aksi sederhana yang memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang serta memperkuat langkah madrasah menuju Adiwiyata Nasional Berbasis Ekoteologi. (vie/ser)

Advertisement

Artikel Terkait

Sujiwo: Generasi Muda Harus Berani Tampil, Korma Kalbar 2026 Jadi Ajang Membentuk Mental Juara Siswa Madrasah

Sujiwo: Generasi Muda Harus Berani Tampil, Korma Kalbar 2026 Jadi Ajang Membentuk Mental Juara Siswa Madrasah

Bupati Kubu Raya Sujiwo mendorong generasi muda berani tampil lewat Korma Kalbar 2026 untuk membangun mental juara dan karakter.

Kalbar Dapat Rp60 Miliar untuk Renovasi 13 Madrasah, Masuk Prioritas Nasional Pemerintah

Kalbar Dapat Rp60 Miliar untuk Renovasi 13 Madrasah, Masuk Prioritas Nasional Pemerintah

Sebanyak 13 madrasah di Kalbar masuk prioritas renovasi nasional dengan dukungan anggaran Rp60 miliar.

Kabar Baik, Guru Madrasah Non-ASN Terima Uang Insentif Akhir Juni Ini

Kabar Baik, Guru Madrasah Non-ASN Terima Uang Insentif Akhir Juni Ini

Insentif guru madrasah non-ASN periode Januari–Juni 2026 sebesar Rp1,5 juta akan mulai dicairkan akhir Juni melalui rekening masing-masing p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer