Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karhutla Kalbar: 200 Hektare Masih Ditangani, Jumlah Titik Api Menurun

U
Penulis: Uray Ronald❯
Gubernur Ria Norsan turun langsung ke lokasi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, dan Pangdam XII/Tanjungpura untuk melihat kondisi lahan sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan optimal. (Prokopim Kalbar)
Gubernur Ria Norsan turun langsung ke lokasi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, dan Pangdam XII/Tanjungpura untuk melihat kondisi lahan sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan optimal. (Prokopim Kalbar)

Advertisement

 

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi pemadaman darat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan sekitar 200 hektare lahan masih dalam penanganan dari total yang terdampak karhutla.

Advertisement

"Alhamdulillah penanganan kathutla menunjukkan perkembangan dengan sekitar 200 hektare lahan masih ditangani ," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan, Sabtu (5/9).

Titik Api Karhutla Kalbar Menurun

Advertisement

Norsan mengatakan jumlah titik api juga mengalami penurunan dari sebelumnya sekitar 2.000 titik menjadi lebih dari 100 titik.

Menurut dia, penurunan tersebut terjadi seiring penguatan operasi darat dan udara serta turunnya hujan di sejumlah wilayah.

"Titik api juga sudah mulai menurun dari 2.000 titik api, tinggal 100 lebih titik api," sebutnya.

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, pada Jumat, 4 September 2026 pukul 21.15 WIB terdeteksi 124 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) di Kalimantan Barat.

Sebagai pembanding, pada 1 September 2026 pukul 21.25 WIB, Kalbar masih mencatat 570 hotspot high confidence. Jadi, data 4 September menunjukkan penurunan tajam menjadi 124 titik.

Dalam perkembangan penanganan karhutla pada Jumat, 4 September 2026, BNPB mencatat luas lahan terbakar pada awal September mencapai 802,17 hektare.

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenhut Siapkan DAK Rp5,5 Miliar Tangani Karhutla Kalbar

Kemenhut Siapkan DAK Rp5,5 Miliar Tangani Karhutla Kalbar

Kemenhut menyiapkan DAK Rp5,5 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar melalui operasi udara, darat dan pencegahan.

38.310 Hektare Lahan Terbakar di Kalbar, BNPB Gencarkan Pemadaman dan OMC

38.310 Hektare Lahan Terbakar di Kalbar, BNPB Gencarkan Pemadaman dan OMC

BNPB mencatat 38.310 hektare lahan terbakar di Kalbar. Pemadaman diperkuat dengan operasi darat, udara, dan OMC.

BNPB Perkuat OMC, Berharap Hujan untuk Atasi Karhutla Kalbar

BNPB Perkuat OMC, Berharap Hujan untuk Atasi Karhutla Kalbar

BNPB memperkuat OMC di Kalbar untuk memanfaatkan peluang hujan. Karhutla telah membakar 38.310,89 hektare hingga Juni 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer