
KUCHING – Brunei Darussalam diusulkan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarbangsa se-Borneo pada 2028.
Usulan tersebut disampaikan Ketua Delegasi Kalimantan Barat, Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., dalam pertemuan ketua delegasi Majlis Tilawah Al-Quran Bandaraya se-Borneo 2026 di Persada Majlis Islam Sarawak, Senin (26/10).
Delegasi Brunei Darussalam menyatakan pihaknya akan membahas usulan sebagai tuan rumah.
Mengenai kepastiannya, masih menunggu keputusan Sultan Brunei Darussalam.
Selain Brunei, delegasi Kalimantan Timur dan Sabah juga menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah apabila Brunei belum dapat merealisasikan rencana tersebut.
Pertemuan yang dipimpin Yang Dipertua Majlis Islam Sarawak (MIS), Datuk Haji Misnu bin Haji Taha, itu dihadiri delegasi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sabah, Brunei Darussalam, Miri, serta Sarawak selaku tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesinambungan MTQ Antarbangsa se-Borneo setelah penyelenggaraan kedua berlangsung di Sarawak pada 26–29 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Datuk Haji Misnu menjelaskan, pertemuan ketua delegasi merupakan wadah resmi antara panitia penyelenggara dan para pimpinan delegasi yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.



