Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Diet Sehat dan Rutin Berolahraga untuk Merawat Kesehatan Diri

Misbahul Munir S • Senin, 24 Juli 2023 | 16:36 WIB
Photo
Photo
Perawatan diri dapat mencakup berbagai hal, mulai dari menjaga kebersihan yang tepat, mengikuti diet sehat, hingga berolahraga. Bahkan, merawat diri juga termasuk upaya dalam pencegahan timbulnya penyakit. Pada Hari Rawat Diri Internasional (International Self-Care Day) yang diperingati setiap 24 Juli, Pontianak Post akan mengulas tentang berbagai upaya yang dilakukan dalam rangka mewujudkan perawatan diri ini.

SITI SULBIYAH, Pontianak

MENJAGA pola makan sehat menjadi langkah yang ditempuh oleh Astika Widya Hardiningsih sejak beberapa tahun ke belakang. Ia berupaya menerapkan pola makan sehat dengan konsep clean eating.

“Pola makan ini menekankan makanan bersih, mengurangi makanan junk food, makanan dengan terlalu banyak bumbu penyedap, hingga mengurangi gorengan,” ungkapnya.

Diet clean eating sendiri adalah gaya hidup yang meminimalisir atau sama sekali menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa buatan, dan diproses pabrik. Pola makan ini menekankan pada penggunaan bahan-bahan segar, alami untuk diolah sendiri menjadi masakan.

Wanita yang disapa Tika ini mengatakan prinsip clean eating sebenarnya hampir sama dengan prinsip gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pola makan ini mendorong pengaturan porsi dan waktu makan, menghindari makanan olahan yang berkalori tinggi, mengurangi gula, dan garam, mengonsumsi banyak serat, serta cukup air.

Dirinya menekankan bahwa makan-makan sehat bukan berarti makanan yang terasa hambar. “Misalnya tetap menggunakan garam atau penyedap, tapi kadarnya sedikit saja. Yang biasanya satu sendok makan, jadi satu sendok teh,” kata warga Pontianak ini.

Diungkapkan dia, ada banyak jenis diet dengan polanya masing-masing. Ada diet yang mengurangi bahkan menghindari karbohidrat. Ada juga diet yang menekankan pada olahraga. Diet clean eating dikatakannya, sama sekali tidak menghindari karbohidrat. Mereka yang menjalani pola makan ini bahkan membutuhkan asupan yang seimbang, termasuk karbohidrat.

Dia mengatakan, metode clean eating merupakan pola makanan bersih. Pola yang diterapkan menjauhkan orang dari makanan-makanan tidak sehat. Salah satunya seperti makanan olahan. Menjalankan pola makan ini, berarti harus siap untuk mencari sayuran segar, daging segar, susu segar, dan semua yang masih terjaga kualitasnya.

logo Hari Perawatan Diri Internasional
logo Hari Perawatan Diri Internasional


“Contoh makanan-makanan yang harus dihindari yakni mengurangi gorengan, manis-manis dikurangi, penggunaan tepung juga dikurangi,” pungkasnya.

Selain asupan makanan, diet juga harus diimbangi dengan olahraga dan istirahat. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung pura Pontianak, Didiek Pangestu Hadi, mengatakan pola makan, olahraga, dan istirahat ini saling memberikan kontribusi dalam kesehatan. Walau memang, bila dibandingkan dengan olahraga, asupan makanan kontribusinya mencapai 75 – 80 persen dalam hal penurunan berat badan.

“(Kontribusi) 75 – 80 persen dari asupan makanan dan olahraga 25 – 20 persen. Tetapi kembali lagi ketiganya harus ada karena saling berkaitan. Kalau hanya salah satu cara yang ditempuh, hasilnya (diet) tidak akan maksimal,” ucapnya.

Olahraga merupakan cara untuk merawat kesehatan diri. Dalam memilih olahraga, Didiek menyarankan untuk memilih yang mudah, menyenangkan, dan bisa secara konsisten dilakukan. Selain itu, dalam olahraga prinsip yang semestinya diperhatikan adalah baik, benar, terukur, dan teratur (BBTT).

Dia menjelaskan, baik, berarti olahraga yang aman dana dilakukan menyesuaikan dengan batas kemampuan. “Yang masih baru tentu intensitas dan durasi tidak sama dengan yang sudah terbiasa,” ucapnya.

Olahraga yang benar, menurut dia, adalah yang menerapkan prosesnya secara benar. Misalnya, sebut dia, menggunakan perlengkapan olahraga yang sesuai, memulai dengan pemanasan atau peregangan, hingga ditutup dengan pendinginan. Teratur, dijelaskan dia, artinya olahraga perlu dilakukan secara konsisten agar tercapai tujuan kesehatan. Untuk intensitasnya, kata Didiek, secara teori adalah 3 – 5 kali seminggu dengan durasi kurang lebih 30 menit. Terukur, artinya harus ada indikator yang dicapai dari olahraga. Indikator tersebut mulai dari keluarnya keringat, peningkatan denyut nadi, hingga nafas terengah-engah. Inilah yang membedakan olahraga dengan aktivitas fisik pada umumnya. (*) Editor : Misbahul Munir S
#International Self-Care Day #Rutin berolahraga #diet sehat #hidup sehat