PONTIANAK - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi Jalan Trans Kalimantan, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Senin (4/9). Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Avanza KB 1449 WU dengan motor KB 6918 XS.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Kubu Raya, Ipda I.Wayan Mahardika membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di Jalan Trans Kalimantan tepatnya di Km 64.300 Dusun Binuang, Desa Teluk Bakung.
Tabrakan bermula ketika motor KB 6918 XS yang dikendarai oleh Ningsih (39), warga Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara bergerak dari arah Pontianak menuju Tayan.
Ketika tiba di tempat kejadian, lanjut Mahardika, dari arah berlawanan mobil minibus KB 1449 WU yang dikemudikan oleh Suria Surbakti (70), tiba-tiba melebar ke kanan.
"Karena jarak yang sangat dekat, mobil yang dikemudikan Suria Surbakti bertabrakan dengan motor yang kemudikan Ningsih," katanya.
Akibat tabrakan tersebut, mobil minibus yang dikemudikan Suria Surbakti kehilangan kendali dan terguling di parit tepi jalan sebelah kanan. Sementara pengendara sepeda motor, Ningsi terpental dari motor yang dikendarainya.
Korban Ningsih mengalami luka di bagian kepala dan saat ini sudah mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Sudarso Pontianak.
Sedangkan sopir mobil Avanza, yakni Suria Surbakti mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri dan tiga penumpang mobil yakni Termansius Ginting, Jedi Jaminta Sembiring, dan Leo Waren Tarigan mengalami luka-luka. Saat ini mereka juga sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Sudarso.
"Adapun dari keterangan saksi-saksi, penyebab kecelakaan diduga karena sopir mobil KB 1449 WU mengantuk saat mengemudi sehingga tidak konsentrasi," ungkap Mahardika.
Mahardika mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Bagi pengendara yang merasa lelah atau mengantuk, disarankan untuk berhenti sejenak di rest area yang tersedia sepanjang Jalan Trans Kalimantan.
"Menaati aturan lalu lintas, dan beristirahat saat mengantuk adalah salah satu cara menghindari terjadinya kecelakaan," pungkas Mahardika. (adg)
Editor : Syahriani Siregar