Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Kalbar Lantik Pengurus Pagar Jati, Dorong Kolaborasi Ekonomi Jatim-Kalbar

Novantar Ramses Negara • Senin, 14 Juli 2025 | 11:10 WIB
KERJA SAMA: Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan Wagub Jatim, Emil Dardak saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pagar Jati Periode 2025-2030 Kalbar di Pendopo, Jumat (11/7) malam.
KERJA SAMA: Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan Wagub Jatim, Emil Dardak saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pagar Jati Periode 2025-2030 Kalbar di Pendopo, Jumat (11/7) malam.

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., secara resmi melantik Pengurus Paguyuban Arek Jawa Timur (Pagar Jati) Periode 2025-2030 Kalimantan Barat bertempat di Pendopo Gubernur, Jumat (11/7) malam.

Dalam proses pengukuhan tersebut, Machrus Effendy resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pagar Jati Kalbar dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beserta istri, Arumi Bachsin, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan dan istri, Sekretaris Daerah Prov Kalbar Harisson beserta istri serta Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, serta jajaran pejabat dan tokoh masyarakat lintas etnis.

Usai pelantikan, Gubernur Kalbar, Ria Norsan berharap agar pengurus yang terbentuk dapat berkontribusi bersamaan dalam pembangunan di wilayah Kalbar.

“Arek Jawa Timur yang ada di Kalbar mudah-mudahan dengan kegiatan Pagar Jati ini nantinya setelah dilantik bisa bekerja secara maksimal menentukan organisasi dan bisa berkontribusi untuk masyarakat, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar,” ucapnya.

Ia berharap, simbiosis mutualisme antara dua daerah dalam hal positif ini untuk terus digaungkan, mengingat banyaknya potensi yang bisa ditingkatkan dari kedua provinsi ini.

“Kerja sama yang akan dilaksanakan salah satunya adalah di bidang perdagangan, seperti produksi beras. Di Jawa Timur banyak produksi beras, jadi kita minta untuk datangkan beras dari Jawa Timur. Jika di sana kekurangan minyak goreng, maka kita akan datangkan CPO-nya dan di sana yang akan mengolahnya untuk jadi minyak goreng,” terangnya.

Bak gayung bersambut, Wagub Jatim Emil Dardak menyambut baik harapan dari Gubernur Ria Norsan untuk terus meningkatkan kerja sama positif di berbagai aspek.

“Saya juga merencanakan akan melakukan kunjungan kepada Bapak Gubernur untuk mempererat kerja sama, ini adalah daerah yang akan menjadi potensi, hubungan yang sangat erat persahabatan antara Jatim dengan Kalbar,” katanya.

Emil menyebutkan, jumlah penduduk Jatim mencapai 42 juta jiwa. Jumlah yang sangat besar ini menjadi berkah sekaligus tantangan. Sedangkan luas Jatim mencapai 48.000 km². “Jatim mungkin sepertiga Jawa, sedangkan Kalbar (luasnya) satu setengah kali Pulau Jawa, penduduknya sekitar 5 setengah juta. Jadi wajar saja banyak potensi yang bisa kita kerjasamakan, sinergi yang bisa dibangun antara Kalbar dan Jatim,” ungkapnya.

Ia juga melihat potensi lain yang dimiliki oleh Provinsi Kalbar, yakni merupakan salah satu provinsi yang berbatasan dengan negara lain.

“Kami juga membayangkan kerja sama yang mutualisme yang sama-sama menguntungkan dan sama-sama mengangkat. Kami meyakini bahwa pembangunan di Kalbar ini akan semakin mengokohkan provinsi ini sebagai provinsi yang strategis berada di jalur lanjutan Selat Malaka, dari Singapura lanjut sampai ke Samudera Pasifik, pasti lewat Kalbar. Itulah sebabnya saya pahami bahwa salah satu yang dikembangkan adalah pelabuhan internasional dan smelter alumina untuk memanfaatkan deposit bauksit yang luar biasa,” terangnya.

Ia juga mengapresiasi potensi lain yang dimiliki Kalbar, yakni terkait sumber daya alam yang melimpah. Menurutnya, ada 20 lebih komoditas yang menjadi prioritas hilirisasi. Selain nikel, bauksit juga disebut langsung oleh Presiden. Jadi, sudah bisa dipastikan bahwa presiden memiliki atensi khusus kepada Kalbar.

“Oleh sebab itu, bauksit ini diproses menjadi alumina dan tentunya menjadi bahan baku industri. Ini yang kita harapkan bagaimana kemudian alumina sudah bisa memberikan nilai tambah untuk perekonomian di Kalbar. Barulah kemudian produk yang sudah bernilai tambah ini bisa diolah menjadi berbagai produk, misalnya di Jawa Timur. Jadi, ini potensinya benar-benar besar sekali yang ada di Kalbar. Oleh karena itu, mudah-mudahan setelah ini persahabatan dan persaudaraan harus terjalin antara Pagar Jati dengan Jawa Timur,” sebutnya.(mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #jatim #gubernur kalbar #pagar jati #Sinergi Warga dan Pemerintah #pembangunan ekonomi #lantik pengurus #ekonomi daerah