PONTIANAK POST – Perum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) resmi mengoperasikan rute baru langsung Pontianak–Palangkaraya (PP) tanpa transit di Pangkalan Bun. Layanan yang mulai beroperasi sejak 20 Oktober 2025 itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar wilayah di Pulau Kalimantan, khususnya antara Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
General Manager (GM) Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengatakan pembukaan rute baru ini merupakan bagian dari komitmen DAMRI untuk memperluas jaringan transportasi darat antar provinsi. “Sebelumnya pelanggan yang bepergian menuju Palangkaraya harus transit di Pangkalan Bun. Kini perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman tanpa perlu berpindah kendaraan,” ujarnya, Jumat (24/10).
Damri menyiapkan enam unit bus besar kelas eksekutif untuk rute ini. Untuk tarif dikenakan Rp725 ribu per penumpang. Fasilitas yang tersedia antara lain AC, kursi reclining dengan leg rest, televisi, CCTV, stop kontak pengisi daya, toilet, selimut, snack, dan perlengkapan keselamatan berstandar tinggi. “Kami berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang aman, dan nyaman bagi pelanggan,” jelasnya.
Keberangkatan dari Pontianak dijadwalkan setiap hari pukul 15.00 WIB, sedangkan dari Palangkaraya pukul 09.00 WIB. Sementara estimasi waktu tempuh perjalanan sekitar 26 jam. “Kalau berangkat dari Pontianak jam 15.00, biasanya tiba di Palangkaraya sekitar jam 17.00–18.00 keesokan harinya,” katanya.
Untuk pembelian tiket, pelanggan dapat mengakses melalui konter DAMRI, agen resmi, serta secara daring melalui DAMRI Apps, Traveloka, dan mitra penjualan lainnya. DAMRI juga menyediakan beberapa rute terintegrasi lain, seperti Pontianak–Sampit, Pontianak–Pangkalan Bun, dan Pontianak–Lamandau, guna memperluas jangkauan layanan di wilayah Kalteng.
Ahmad menuturkan, langkah ini juga merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis DAMRI yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan, promosi terpadu, serta penguatan pasar di sektor transportasi reguler, pariwisata, dan logistik. “Alhamdulillah, pada hari pertama uji coba, antusiasme pelanggan cukup tinggi. Dari total kapasitas 34 kursi, ada 21 penumpang yang ikut dalam perjalanan perdana,” ungkapnya.
“Harapan kami, dengan hadirnya layanan AKAP Pontianak–Palangkaraya ini, DAMRI dapat menjadi solusi mobilitas terbaik yang mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat hubungan sosial, perdagangan, dan budaya antar provinsi di Pulau Kalimantan,” tambahnya.(bar)
Editor : Hanif