Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Operasi Pasar Murah di Pontianak Tenggara, Saripin Menjemput Lebaran dengan Harga Terjangkau

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 3 Maret 2026 | 12:48 WIB

Sekda Kota Pontianak Amirullah secara simbolis menyerahkan telur kepada masyarakat dalam operasi pasar.
Sekda Kota Pontianak Amirullah secara simbolis menyerahkan telur kepada masyarakat dalam operasi pasar.

PONTIANAK POST - Pagi itu, embun halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara sudah riuh. Antrean warga sudah mengular. Sejak pukul 06.30 WIB, Saripin (81) berdiri sabar bersama istrinya, menunggu giliran di Operasi Pasar Murah menyambut Idulfitri, Senin (2/3).

Bagi warga Kelurahan Bangka Belitung Darat itu, menanti bukan perkara baru. Setiap kali mendengar kabar bazar murah digelar, ia hampir selalu datang. Bukan sekadar berburu harga miring, tetapi juga demi memastikan dapur tetap mengepul menjelang lebaran.

Di tangannya, terbayang beras, gula, minyak goreng, dan telur, kebutuhan pokok yang bisa ia bawa pulang dengan harga lebih rendah dari pasaran.

“Alhamdulillah sangat terbantu dengan bazar ini. Saya juga setiap ada info bazar pasti pergi,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Suasana halaman kantor camat pagi itu riuh oleh percakapan warga. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang membawa tas belanja besar dari rumah. Di antara mereka, Lidia (56) mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan.

Menurutnya, selisih harga di bazar cukup terasa dibandingkan pasar biasa. Ia berharap kegiatan serupa bisa lebih sering digelar, terlebih saat Ramadan.

“Dalam rangka menyambut Idulfitri, kalau bisa ada bazar lain. Bazar daging atau ayam,” katanya.

Bagi banyak warga, operasi pasar bukan hanya soal harga, melainkan rasa tenang. Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan, kepastian memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjadi angin segar.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan. Pemerintah bekerja sama dengan sejumlah bank lokal melalui program corporate social responsibility (CSR), menghadirkan skema potongan harga atau subsidi.

“Ini wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, yakni mensupport daya beli melalui potongan harga dari harga normal menjadi lebih murah,” ujarnya.

Operasi pasar dimulai dari Kecamatan Pontianak Tenggara dan akan digelar bergilir di seluruh kecamatan selama enam hari hingga pekan depan. Program ini, kata Amirullah, rutin dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan.

Terkait stabilitas harga, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan melalui Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bersama pemerintah provinsi serta instansi vertikal. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus mencegah lonjakan harga berlebihan.

“Dinamika harga dalam mekanisme pasar itu biasa, ada hukum permintaan dan penawaran. Tapi peran pemerintah memastikan harga tidak bergejolak tinggi dan tetap terjangkau masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan konsumen dan produsen agar pelaku usaha tetap memperoleh keuntungan yang wajar.

Masyarakat diimbau membawa tas belanja sendiri sebagai dukungan terhadap pengurangan sampah plastik. Langkah ini sejalan dengan visi Pontianak sebagai kota berwawasan lingkungan.

“Kita meminimalisir sampah plastik yang sulit terurai. Masyarakat diimbau membawa keranjang atau tas belanja sendiri untuk mereduksi sampah,” katanya.

Menjelang lebaran, Amirullah pun mengingatkan warga untuk berbelanja secukupnya, sesuai kebutuhan, dan tidak menimbun barang yang dapat memicu kelangkaan serta kenaikan harga.

“Belanjalah secukupnya, sesuai kebutuhan. Yakinlah ketersediaan barang terjaga dan harganya tetap terjangkau,” tutupnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#Idulfitri #operasi pasar murah #sembako #lebaran #Ramadan 2026 #inflasi #harga