Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Polda Kalbar Perketat Pengamanan Jelang Puncak Mudik

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 15 Maret 2026 | 22:12 WIB

Kasatgas Preventif Ops Ketupat Kapuas 2026 AKBP Paino memimpin apel pagi personel Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Minggu (15/3).
Kasatgas Preventif Ops Ketupat Kapuas 2026 AKBP Paino memimpin apel pagi personel Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Minggu (15/3).

PONTIANAK POST – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memperketat pengamanan menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan terjadi pada 16–18 Maret 2026.

Penguatan pengamanan tersebut ditegaskan dalam apel pagi personel Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Minggu (15/3).

Apel diikuti seluruh personel satuan tugas operasi dan dipimpin Kasatgas Preventif Operasi Ketupat Kapuas 2026, AKBP Paino.

Dalam arahannya, ia menekankan dua fokus utama operasi, yakni pengamanan maksimal di titik-titik strategis mobilitas masyarakat serta penegakan disiplin personel di lapangan.

Menurut Paino, lonjakan arus mudik diprediksi mulai meningkat pada Senin (16/3). Karena itu, pengawasan dan monitoring akan diperketat di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Lokasi yang menjadi perhatian antara lain bandara, terminal antarnegara, pelabuhan, hingga pusat perbelanjaan.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap jadwal keberangkatan kapal laut yang diperkirakan padat pada 18 Maret mendatang.

“Patroli preventif dan penyampaian imbauan keselamatan harus masif dilakukan, terutama di pelabuhan-pelabuhan kecil dan jalur penyeberangan rakyat untuk mencegah kecelakaan di perairan,” ujar Paino.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Kapuas 2026 memastikan seluruh infrastruktur komunikasi dan informasi telah disiapkan guna mendukung kelancaran operasi.

Ia mengatakan, setiap perkembangan di lapangan, khususnya di lokasi vital seperti terminal antarnegara dan pelabuhan, akan dipantau secara real time.

“Kami memastikan setiap dinamika di lapangan dapat terlaporkan secara real time. Profesionalisme Polri tidak hanya dilihat dari tindakan di lapangan, tetapi juga dari performa personel serta kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik,” ujarnya.

Bambang menambahkan, selain pengamanan, aspek pelayanan kepada masyarakat juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi.

Personel yang bertugas di lapangan diminta menjaga sikap tampang dan kerapian sebagai bentuk penghormatan serta upaya memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Personel telah diinstruksikan menjaga sikap tampang dan kerapian. Kami bekerja dengan penuh keikhlasan agar mudik tahun ini berjalan aman dan menjadi ladang ibadah bagi kita semua,” tutupnya. (bar)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Pengamanan #mudik #kalbar #polda