Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DAMRI Sediakan 64 Armada Layani Mudik Kalbar, Siapkan Dua Sopir di Satu Bus

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 15 Maret 2026 | 22:15 WIB

Rute Damri Singkawang-Kuching mulai beroperasi 1 Desember 2023
Rute Damri Singkawang-Kuching mulai beroperasi 1 Desember 2023

PONTIANAK POST – Perum DAMRI Cabang Pontianak menyiapkan puluhan armada untuk melayani lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026 di Kalimantan Barat. Sebanyak 64 unit kendaraan disiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengatakan armada tersebut akan melayani sekitar 20 rute selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

“Pada 2026 ini kami menyiapkan kurang lebih 64 unit armada yang melayani sekitar 20 rute pelayanan. Terdiri dari 17 rute angkutan penumpang dan tiga rute angkutan logistik,” ujarnya, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, seluruh kendaraan yang akan dioperasikan telah melalui proses inspeksi teknis serta perawatan menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan armada tetap dalam kondisi prima saat melayani masyarakat.

“Kami memastikan kendaraan yang digunakan telah dilakukan pemeriksaan teknis dan perawatan agar selama operasional tidak ada kendala. Harapan kami mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan nyaman dengan menggunakan armada DAMRI,” katanya.

Selain kesiapan armada, DAMRI juga memastikan kondisi kesehatan para pengemudi yang bertugas. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala untuk memastikan para pengemudi berada dalam kondisi fisik yang prima saat melayani perjalanan pemudik.

“Kami melakukan pengecekan kesehatan secara berkala kepada pengemudi. Ini untuk memastikan mereka dalam kondisi fit sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran operasional, fasilitas workshop juga disiagakan penuh di Terminal ALBN Ambawang. Berbagai sarana pendukung lainnya dipastikan dalam kondisi baik agar operasional transportasi selama masa mudik berjalan lancar.

DAMRI juga menyiapkan pengemudi cadangan pada rute perjalanan jarak jauh. Untuk trayek yang menempuh perjalanan lebih dari 400 kilometer, perusahaan menugaskan dua pengemudi dalam satu armada sesuai ketentuan keselamatan transportasi.

“Untuk rute di atas 400 kilometer kami menyiapkan dua pengemudi dalam satu kendaraan. Hal ini sesuai ketentuan agar keselamatan perjalanan tetap terjaga,” jelasnya.

Dari sisi penjualan tiket, Ahmad menyebutkan permintaan masyarakat mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan pembelian diperkirakan akan terus terjadi mendekati hari Lebaran.

“Memang saat ini sudah terjadi peningkatan yang cukup signifikan, baik untuk keberangkatan dalam waktu dekat maupun mendekati H-7 Lebaran,” ungkapnya.

Untuk memudahkan masyarakat, pembelian tiket DAMRI dapat dilakukan langsung di loket maupun secara daring melalui berbagai platform perjalanan. Selain melalui aplikasi DAMRI Apps, tiket juga tersedia di platform perjalanan seperti Traveloka dan redBus.

Sementara itu, peningkatan penumpang pada rute bus antarnegara diperkirakan terjadi menjelang H-3 hingga H-2 Lebaran, terutama dari pekerja yang pulang ke daerah asal menjelang hari raya.

Sedangkan untuk rute antarkota di Kalbar, peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. DAMRI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026.

Beberapa rute yang mengalami peningkatan signifikan antara lain Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, serta Pontianak–Putussibau. Selain itu, rute antarprovinsi seperti Pontianak menuju Pangkalan Bun dan Palangkaraya juga menunjukkan permintaan cukup tinggi.

Menghadapi kondisi tersebut, DAMRI menyiapkan kemungkinan penambahan armada pada rute-rute yang mengalami lonjakan penumpang.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menyiapkan armada tambahan di rute yang mengalami peningkatan permintaan, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan transportasi yang kami sediakan,” katanya.

Sementara itu, untuk arus balik Lebaran, peningkatan penumpang diperkirakan mulai terjadi pada H+3 hingga H+5. Rute yang diprediksi mengalami lonjakan antara lain Sintang–Pontianak dan Nanga Pinoh–Pontianak.

DAMRI mengimbau masyarakat yang berencana bepergian selama masa mudik dan balik Lebaran untuk membeli tiket lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk. (bar)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#mudik #sopir #kalbar #bus #damri