Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Kalbar Targetkan Antrean BBM Terurai dalam 2 Hari

Novantar Ramses Negara • Jumat, 20 Maret 2026 | 13:36 WIB

UPACARA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menjadi inspektur di upacara peringatan HUT Pemprov Kalbar.
UPACARA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menjadi inspektur di upacara peringatan HUT Pemprov Kalbar.

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengimbau masyarakat tidak panik di tengah antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah daerah seperti Pontianak, Kubu Raya, Sambas, Mempawah, dan Bengkayang.

Menurut Norsan, berdasarkan penjelasan Pertamina, stok BBM di Kalimantan Barat dalam kondisi cukup. Antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh keterlambatan distribusi di lapangan, bukan karena kehabisan stok.

“Jangan panik. Kalau Pertamina sudah bilang stok cukup, itu cukup. Sebenarnya minyak tidak habis, hanya mungkin terlambat pengisian ke tangki SPBU,” ujar Ria Norsan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (20/3) siang.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalbar meminta seluruh SPBU yang belum beroperasi agar segera dibuka kembali, serta memastikan pasokan BBM di setiap SPBU diisi sebelum benar-benar habis.

“Kami minta SPBU yang belum operasi untuk segera operasi. Kemudian pengisian dilakukan sebelum stok habis, supaya masyarakat yang antre tidak sampai tidak kebagian,” katanya.

Selain itu, distribusi BBM juga diminta merata ke seluruh SPBU agar antrean tidak menumpuk di satu titik. Norsan mencontohkan, SPBU di kawasan dengan antrean panjang harus diimbangi dengan pasokan ke SPBU lain di sekitarnya.

“Supaya tidak terjadi penumpukan di satu tempat. Jadi masyarakat bisa mengisi di SPBU mana saja,” ujarnya.

Ia optimistis langkah tersebut dapat segera mengurai antrean dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan dalam satu sampai dua hari ini antrean bisa terurai,” kata Norsan.

Norsan juga mengungkapkan antrean BBM terkonsentrasi di jalur pantai utara (pantura) Kalbar, seperti Pontianak, Mempawah, Singkawang hingga Sambas, yang merupakan jalur mobilitas tinggi masyarakat.

“Ini memang jalur pantura, mobilitas tinggi. Bisa jadi masyarakat bolak-balik mengisi di sepanjang jalur itu,” ujarnya. (mse)

Editor : Miftahul Khair
#gubernur kalbar #antre bbm #Pertamina #Panic buying #stok BBM aman jelang Lebaran