Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Kalimantan hingga Papua, Bendera Daerah Berkibar, Alarm bagi Pemerintah

S
Penulis: Silvina❯
Sekelompok orang mengibarkan bendera bulan dan bintang di acara zikir dan doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). (DOK JAWA POS)
Sekelompok orang mengibarkan bendera bulan dan bintang di acara zikir dan doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). (DOK JAWA POS)

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Kemunculan sejumlah bendera dan simbol daerah di Aceh, Papua, Kalimantan, dan Maluku menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia dinilai dapat menjadi alarm bagi pemerintah.

Akun daftar populer menyebut, fenomena itu tidak otomatis menunjukkan bahwa wilayah-wilayah tersebut sedang menuju perpisahan dari Indonesia. Namun, kemunculan simbol identitas daerah dinilai menunjukkan adanya pekerjaan rumah yang belum selesai.

Advertisement

Persoalan tersebut antara lain ketimpangan pembangunan, ketidakadilan, tanah adat, pemerataan ekonomi, pendidikan, hukum, hingga persoalan identitas daerah.

Persatuan Tidak Cukup dengan Simbol

Advertisement

Kemunculan bendera daerah juga memperlihatkan bahwa menjaga persatuan tidak cukup hanya dengan memastikan Merah Putih berkibar setiap perayaan kemerdekaan.

Pemerintah dinilai perlu memahami alasan masyarakat menggunakan simbol daerah untuk menyampaikan keresahan.

Di Kalimantan, misalnya, kemunculan Borneo Raya dikaitkan dengan kekecewaan terhadap ketimpangan pembangunan, persoalan tanah adat, pemerataan pekerjaan, serta kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat adat.

Di Aceh, persoalan bendera bulan bintang berkaitan dengan sejarah konflik dan belum adanya kepastian pemerintah pusat mengenai implementasi aturan yang menjadi dasar bendera tersebut.

Sementara di Papua, persoalan identitas dan tuntutan politik kembali muncul melalui aksi yang dilakukan KNPB.

Penegakan Hukum dan Dialog

Pemerintah berada pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, tindakan seperti pengerusakan Garuda, penurunan Merah Putih, kekerasan, atau perbuatan yang melanggar hukum tetap harus diproses.

Advertisement

Artikel Terkait

Bendera Daerah Bermunculan, Pengamat Sebut Sinyal Kekecewaan Masyarakat

Bendera Daerah Bermunculan, Pengamat Sebut Sinyal Kekecewaan Masyarakat

kemunculan bendera bulan bintang di Aceh, Borneo Raya di Kalimantan, hingga bintang kejora di Papua merupakan sinyal kekecewaan masyarakat

Bendera Daerah Berkibar, Sikap Aparat Tak Seragam: Aceh Dibubarkan, Borneo Raya Dibiarkan

Bendera Daerah Berkibar, Sikap Aparat Tak Seragam: Aceh Dibubarkan, Borneo Raya Dibiarkan

Di Aceh, TNI-Polri membubarkan massa yang mengibarkan bendera bulan bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman.

Bendera Daerah Muncul di Aceh, Papua, Kalimantan, dan Maluku Jelang HUT ke-81 RI, Ada Apa ?

Bendera Daerah Muncul di Aceh, Papua, Kalimantan, dan Maluku Jelang HUT ke-81 RI, Ada Apa ?

Fenomena bendera daerah terjadi di Aceh, Papua, Kalimantan, hingga Maluku jelang HUT RI. Kemunculannya berlatar belakang yang berbeda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer