Kisah Kuliah hingga Wisuda Jokowi 41 Tahun Silam Terungkap

PONTIANAK POST - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) miliknya dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (5/11). Namun, langkah tersebut tak mengubah keyakinan Roy Suryo. Terdakwa kasus pencemaran nama baik itu tetap menuding ijazah yang diperlihatkan Jokowi palsu.
Jokowi hadir sebagai saksi dalam persidangan dengan terdakwa Roy Suryo dan persidangan terpisah dengan terdakwa dr Tifauzia Tyassuma. Kedua perkara tersebut berkaitan dengan tudingan keaslian ijazah Jokowi yang beredar di media sosial.
Jokowi menyebut salah satu video yang menjadi dasar pelaporan menampilkan Roy Suryo membahas kejanggalan ijazah dan skripsinya. Video tersebut antara lain berjudul "Eksklusif, Roy Suryo Tunjukkan Kejanggalan Skripsi Jokowi" yang ditayangkan akun Official iNews.
Menurut Jokowi, analisis tersebut dilakukan tanpa melihat langsung fisik ijazah aslinya yang bertanggal 5 November 1985. "Wong melihat ijazah aslinya saja belum pernah, kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu," kata Jokowi dalam sidang terbuka untuk umum.
Dalam persidangan dengan terdakwa dr Tifa, Jokowi juga membacakan unggahan di X yang dipersoalkan. Salah satunya berbunyi, "Era AI: Segala ijazah palsu terungkap dalam hitungan detik." Jaksa menyebut terdapat 31 unggahan yang menjadi barang bukti. Dari jumlah tersebut, Jokowi mempermasalahkan lima unggahan di X, satu di YouTube, dan satu di Facebook.
Cerita Kuliah hingga Wisuda
Di hadapan majelis hakim, Jokowi juga menceritakan perjalanan kuliahnya di Fakultas Kehutanan UGM hingga diwisuda pada 19 November 1985. Dia mengingat wisuda berlangsung di Gedung Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta, bersama 14 lulusan Fakultas Kehutanan, termasuk Hari Mulyono, Prono Jiwo, Johan Utama, dan Sri Murtiningsih.
Jaksa kemudian menanyakan foto yang tercantum dalam ijazah, apakah benar foto Jokowi atau milik Dumatno Budi Utomo. Jokowi memastikan foto tersebut adalah dirinya. "Buat apa saya kasih foto Dumatno," ujarnya.


