Pelatih FC. Junior, Hendra, menjelaskan bahwa dalam sistem latihan, setiap siswa akan melewati screening untuk mengetahui potensi dan kemampuan setiap anak agar pas dalam penempatan posisi dalam bermain. Mereka diajarkan berbagai teknik dasar Futsal agar diketahuinya sejak awal seperti cara menahan bola atau kontrol bola agar tidak mudah lepas dari rebutan lawan, mengumpan bola, tenik berakselerasi, teknik menggirng bola dan tentu terakhirt teknik menembak bola ke gawang, jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pelatih Fahmi yang menambahkan bahwa teknik paling dasar dalam bermain bola atau futsal adalah kemampuan menghentikan laju bola. Cara menghentikan bola yang melaju merupakan dasarnya permainan sepak bola atau futsal yang mampu mengontrol bola dengan baik disamping teknik mengumpan bola, tambahnya.
Namun dari dua skill tersebut menurutnya tidaklah cukup jika tidak didukung dengan kepiawaian dalam akselerasi kelincahan. Dari posisi berhenti ke posisi lari dan sebaliknya, dari posisi lari laju ke posisi berhenti. “ dalam Futsal tidak perlu lari kenceng, tapi yang penting lincah. Sebab lapangan futsal tidak luas seperti lapangan bola, sehingga tekanan antar pemain jauh lebih kuat. Sehingga bentuk latihan bisa diberikan pelatihan seperti dengan membiasakan diri untuk lari sprint jarak pendek secara rutin disertai dengan lari zig-zag. Supaya otot-otot tubuhmu terbiasa berkontraksi secara tiba-tiba.
Dan teknik selanjutnya tentu giring bola dalam melewati lawan pemain dan terakhir menembak bola ke gawang yang kadang dianggap remeh oleh para pemain pemula. Seperti pernah kita lhat pemain sekelas bintang kadang gagal dalam melakukan eksekusi finalti atau tembakan yang kearah gawang, pungkasnya.
Sementara itu, Rusdi Palureng, selaku pendiri dan owner FC Junior memberikan apresiasi positif atas perkembangan clubnya. Banyak para orang tua mempercayakan anak-anaknya untuk dibina dan dididik untuk menjadi pemain futsal yang pro. Sehingga kepercayaan ini tentu menjadi amanah dan tanggung jawab kami agar anak-anak FC Junior dapat bermain Futsal dengan piawai agar menjadi atlit nantinya. “ FC Junior berdiri 20 Agustus 2022 dan saat ini memiliki siswa sebanyak Sebanyak 68 siswa yang terdiri U10, U13 dan U15 dengan 2 pelatih dan 4 asisten pelatih”, ungkapnya.
Rusdi menambahkan bahwa dalam perjalanan FC. Junior, dirinya sangat bersyukur ada dukungan dari pihak swasta yang peduli akan perkembangan olahraga, khususnya Futsal untuk perkembangan olahraga. “ alhamdullilah PT. Tiga Raya Pramana, Pamafert, PT Delta Raya Indo Konsultan dan Pontianak Post memberikan dukungan terhadap club ini, pungkasnya. Editor : Misbahul Munir S