Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paskah dan Kebangkitan Spiritualitas Guru

H
Penulis: Hanif❯
Y Priyono Pasti.
Y Priyono Pasti.

Advertisement

Oleh: Y Priyono Pasti*

PERAYAAN Paskah tinggal menghitung hari. Pada Minggu (5/4, umat Kristiani di seluruh dunia merayakan Paskah, merayakan kebangkitan Yesus Kristus. Paskah memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristen. Dalam konteks spiritualitas guru, bagaimana guru memaknai substansi Paskah itu? Tulisan ini memaparkannya. 

Kemenangan atas Dosa

Advertisement

Substansi Paskah adalah peringatan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian setelah Ia disalibkan, yang menandai kemenangan atas dosa dan maut serta harapan akan kehidupan kekal bagi umat manusia. Paskah juga merupakan puncak dari tahun liturgi gereja dan menjadi momen penting untuk merenungkan pengorbanan Kristus dan Kasih-Nya yang tak terhingga.

Mengutip Antonius Subianto Bunjamin (2025), pada hari Paskah, umat Kristiani merayakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Kita bisa merasakan adanya suasana kemenangan dan kegembiraan yang dimeriahkan melalui lagu-lagu dengan diiringi sorak-sorai “Alleluia…Alleluia…Alleluia…!”

Di balik suka cita kebangkitan tersebut, ada penderitaan dan kematian Yesus di kayu salib pada Jumat Agung. Dengan mengimani dan merayakan Paskah, kita diyakinkan bahwa yang jahat dikalahkan dan maut dihancurkan, karena kasih dan kuasa Allah dalam diri Yesus Kristus.

Advertisement

Melalui misteri Paskah, kita diteguhkan bahwa penderitaan dan salib adalah jalan menuju kebahagiaan dan kemenangan. Kematian dan dukacita Jumat Agung adalah pintu menuju kebangkitan dan suka cita Paskah. Tiada Paskah tanpa Jumat Agung. Dalam konteks pendidikan, terutama para guru, memaknai substansi Paskah untuk kebangkitan spiritualitas guru dalam menjalankan tugas kenabiannya sebagai jalan kehormatan adalah keniscayaan.

Keberhasilan guru

Keberhasilan seorang guru adalah ketika wajah para siswanya berbinar-binar, terpancar kegembiraan dan kegairahan yang meluap-luap karena mendapatkan pemaknaan dari penyingkapan pengetahuan melalui proses pembelajaran yang difasilitasi gurunya.

Guru jenis ini menyadari sepenuhnya bahwa proses pendidikan adalah upaya untuk mengkritisi realitas yang terbentuk yang diharapkan berpengaruh pada siswanya. Ia adalah guru yang menganggap bahwa pengetahuan itu penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah menggunakan pengetahuan itu untuk perubahan. Guru tidak hanya membuat siswanya memahami dunia, lebih dari itu membuat siswanya mampu mengubahnya.

Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi yang memuncak pada kecerdasan buatan dengan segala dampak ikutannya yang hampir pasti tak bisa dihindari saat ini, guru mesti menyadari perannya sebagai agen pembebasan dengan cara memasok kesadaran (consciousness), pengetahuan (knowledge), menciptakan keberdayaan (empowerment), dan pencerahan (enlightment) bagi para anak didiknya.  Lebih jauh lagi, guru mesti memiliki kesadaran ideologis, yaitu mencita-citakan tatanan kemanusiaan yang dipahami dan dianggap mungkin untuk diciptakan. Ini berarti guru bersifat optimis dan profesional (lih. F. Mu’in, 2011).

Namun dalam realitasnya, masih ada (oknum) guru yang belum (tidak?) menyadari sepenuhnya hakikat keberadaan tugas mulia keguruannya, fungsi dan peran strategisnya sebagai kekuatan transformatif, agen perubahan, pembebasan,  pencerahan, pemberdayaan, dan pembaharuan.

Advertisement

Artikel Terkait

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Bupati hadiri HUT Tambak Baya di Landak, tekankan pentingnya pendidikan bagi pemuda Dayak serta siapkan Perda Hukum Adat dan Dana Abadi

Ketika Kabut Asap Memadampkan Semangat Belajar

Ketika Kabut Asap Memadampkan Semangat Belajar

Kabut asap tebal kembali melanda Kota Pontianak hingga ancam kesehatan anak serta ganggu aktivitas belajar di sekolah.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran untuk Sekolah

Bupati Ketapang Alexander Wilyo Serahkan Bantuan Digitalisasi Pembelajaran untuk Sekolah

Bupati Ketapang Alexander Wilyo serahkan bantuan digitalisasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer