Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Makna dan Nilai-Nilai Nuzulul Qur’an

Syahriani Siregar • Kamis, 28 Maret 2024 | 10:58 WIB

Ilustrasi malam Nuzulul Qur
Ilustrasi malam Nuzulul Qur
Oleh: Baharuddin, S.Sos.I, M.Si

Makna dalam peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan tanda diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT dimuka bumi.

Di samping itu, kitab suci Al-Qur'an menjadi mukjizat terbesar bagi Rasulullah SAW.

Sejarah Nuzulul Qur’an diperingati pada malam 17 Ramadhan, merujuk pada penjelasan surah Al-Anfal ayat 41: “Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) pada hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan.

”Ayat ini menjelaskan peristiwa Nuzulul Qur’an terjadi pada Hari Furqan yaitu hari kemenangan umat Islam atas Perang Badar, peperangan ini terjadi pada Jumat, 17 Ramadhan 2 H.

Dilihat dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 185, yang artinya: “Ramadan yang padanya diturunkan Al-Qur’an, menjadi petunjuk bagi sekalian manusia, dan menjadi keterangan yang menjelaskan petunjuk serta menjelaskan perbedaan antara yang benar dan yang salah.

Ayat ini menjelaskan bahwa kehadiran Al-Qur’an pertama kali pada bulan suci Ramadhan, sehingga peristiwa turunnya Al-Qur’an erat hubungannya dengan bulan suci Ramadhan.

Keagunangan, kesucian serta keberkahan bulan Ramadhan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam hidup kita saat ini dan masa yang akan dating menuju surga-Nya Allah SWT semata.

Proses akan turunnya Al Qur’an dengan cara berangsur-angsur, berbasis jawaban atas kebutuhan hukum, memudahkan dalam menghafal serta memahami isi kandungan Al Qur’an sehingga mudah diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Al Qur’an turun kepada Rasulullah secara perlahan atau berangsur adalah sebagai pelajaran bagi umat Islam agar selalu sabar dan berhati-hati dalam menghadapi berbagai peristiwa dan cobaan di kala itu.

Fase saat ini adalah memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an dan mengambil hikmah atas turunnya Al-Quran.

Dengan peringatan Nuzul Qur’an, umat Islam diharapkan menjadi semakin mencintai Al-Quran, rajin membaca dan mendalami maknanya, serta menghayati dan mengamalkannya

Kemulian dan keistimewaan peringatan Nuzul Qur’an adalah sebagai berikut:

1. Umat Islam memahami sejarah dan peristiwa turunnya Al-Qur’an sehingga dapat dikaji dalam bentuk mengamalkan isi dengan baik dan benar apa yang ada dalam kandungan Al-qura’an.

2. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT semata.

3. Sebagai edukasi mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, lebih mencintai, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an secara utuh dan baik.

4. Meningkatkan minat dan motivasi membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an yang ada didalamnya,5.Sebagai syiar Islam dan mendakwakan Al-Qur’an dan 6. Peringatan Nuzulul Qur’an adalah sarana efektif menjaga kemurnian dan kesucian Al-Qur’an sebagai kita suci.

Keutamaan Malam Nuzulul Quran di Bulan Ramadan

1. Malam yang Lebih Baik dari 1.000 Bulan; Malam Lailatul Qadar sebanding pahalanya dengan melakukan ibadah selama 1.000 bulan.

Hal ini telah disebutkan di dalam kitab Sahihain melalui Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda:

”Barang siapa yang melakukan qiyam (salat sunat) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dan rida Allah, maka diampunilah baginya semua dosanya yang terdahulu.”

2. Malam diturunkannya Alquraa. Allah SWT berfirman, mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang dikhususkan oleh Allah sebagai malam diturunkan-Nya Al-Qur’an di dalamnya.

“Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan”. (Al-Qadar: 2-3).

3. Malam penuh kemuliaan: Malaikat Jibril Bersama Para Malaikat Turun ke Bumi Pada malam yang penuh kemuliaan bersamaan turunnya Alquran, para malaikat dipimpin Malaikat Jibril alaihisalam turun ke bumi. Allah SWT berfirman:

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan”(QS.Al-Qadar).

4. Malam Keselamatan dan Kesejahteraan; Malam Nuzulul Quran juga disebut dengan malam yang penuh keselamatan. Firman Allah SWT yang artinya; “Untuk mengatur segala urusan.

5. Malam Ditakdirkannya Semua Urusan Mulai Ajal hingga Rezeki; Firman Allah SWT.Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, Qatadah dan yang lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah “semua urusan ditetapkan di dalamnya dan semua ajal serta rezeki ditakdirkan.

6. Malam Salam Malaikat kepada Ahli Masjid. Fiman Allah SWT, ”Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”(QS.Al-Qadar). Semoga seluruh rangkaian ibadah yang kita lakukan selama dibualan suci Ramdhan diterima sebagai bekal menuju Jannah-Nya Allah SWT. (*)

*Penulis adalah Dosen PNS FEBI IAIN Pontianak dan Anggota Pengurus Wilayah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Kalimantan Barat.

Editor : Syahriani Siregar
#Nuzulul Qur'an #ramadan #keutamaan