Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Veda dan Ramadhipa Raih Prestasi Gemilang di Eropa

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 2 Desember 2025 | 20:52 WIB

Veda dan Ramadhipa tutup musim balap 2025 dengan prestasi gemilang di Eropa, mengukir sejarah bagi Indonesia di FIM JuniorGP dan European Talent Cup.
Veda dan Ramadhipa tutup musim balap 2025 dengan prestasi gemilang di Eropa, mengukir sejarah bagi Indonesia di FIM JuniorGP dan European Talent Cup.

PONTIANAK POST - Dua pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa, menutup musim balap internasional 2025 dengan pencapaian luar biasa di ajang FIM JuniorGP dan European Talent Cup (ETC).

Kedua pebalap ini membawa nama Indonesia semakin dikenal di kancah balap dunia.

Veda Ega Pratama mengakhiri musim 2025 dengan prestasi gemilang, finis di posisi 10 besar klasemen FIM JuniorGP dengan 70 poin.

Capaian ini mencatatkan rekor baru bagi Astra Honda Racing Team, dengan Veda berhasil meraih enam finish Top 10 berturut-turut—prestasi yang belum pernah dicapai pebalap Indonesia sebelumnya.

Musim ini juga menjadi momen penting bagi Veda, yang tampil konsisten di barisan depan, termasuk dua kali start dari baris kedua grid.

Di sisi lain, Muhammad Kiandra Ramadhipa menutup musim di posisi kelima klasemen European Talent Cup dengan 129 poin.

Ramadhipa, yang berasal dari Sleman, Yogyakarta, langsung meraih podium pada balapan pertamanya di Portugal.

Kemenangan spektakuler di Barcelona, setelah start dari posisi ke-24, menjadikannya pebalap Indonesia pertama yang berdiri di podium utama ETC.

Sayangnya, di putaran terakhir musim ini, baik Veda maupun Ramadhipa mengalami insiden yang menghalangi mereka untuk meraih hasil maksimal.

Veda finis di posisi ke-10 pada race pertama di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, namun gagal melanjutkan balapan di race kedua setelah terjatuh. Ramadhipa pun mengalami nasib serupa, terjatuh saat bertarung di posisi depan.

Veda mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Astra Honda dan Junior Talent Team atas dukungan sepanjang musim.

"Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan, dan saya siap melangkah ke Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia tahun depan," ujar Veda.

Ramadhipa pun menyampaikan rasa syukur meski musim berakhir dengan insiden. "Kemenangan di Barcelona menjadi momen tak terlupakan. Saya akan terus berusaha lebih baik di musim depan," kata Ramadhipa.

Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, mengapresiasi perjuangan keduanya.

"Veda dan Ramadhipa telah menunjukkan semangat tinggi dan membuktikan bahwa pebalap muda Indonesia mampu bersaing di level internasional," ujar Andy.

Veda dan Ramadhipa menunjukkan komitmen AHM dalam mencetak pebalap berprestasi internasional. Dengan semangat "Satu Hati Indonesia Juara," AHM membuka jalan bagi talenta muda Indonesia untuk bersaing di ajang dunia. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#FIM JuniorGP 2025 #motor #Ramadhipa #honda #astra #veda