Keberpihakan anggaran harus diutamakan demi mendapatkan jalan mulus, lancar tanpa hambatan. Sehingga masyarakat tidak mengeluh dan terganggu.
Menurutnya, di balik kisruh pencegatan dan kalimat settingan, Komisi IV DPRD Kalbar tetap bersama-sama pemerintah memperjuangkan bagaimana fasilitas jalan di Kalbar mulus, sesuai harapan masyarakat, tidak hancur. Nah, tinggal seperti apa tanggung jawab dan status kewenangannya. Berada di tingkatan mana. Apakah dibiayai APBD Provinsi atau APBN RI.
Hanya saja, lanjutnya, yang utama bicara infrastruktur adalah keberpihakan anggarannya seperti apa. Porsinya harus besar sepanjang tahun, jika target jalan mantap ingin terealisasi. Politisi Nasdem Kalbar ini sendiri pesimis seandainya anggaran tidak digenjot. Dia sendiri sudah melihat bagaimana tiga tahun terakhir, anggaran infrasruktur belum maksimal. Penyebabnya mungkin keterbatasan anggaran.
Ketua Nasdem Kabupaten Sambas ini sampai mencontohkan bagaimana jalan negara di Sambas hingga perbatasan negara mulus dan rapi. Kuncinya memang duduk satu meja dan ciptakan sinerginitas bersama.
"Komisi IV sendiri menyarankan akhiri polemik ini. Sebab akan merugikan Kalbar saja. Ayo bangun infrastruktur Kalbar," ajaknya.
Dia menambahkan jalan rusak di Siduk-Teluk Batang, yang jadi polemik jika ditelusuri juga menyangkut kemampuan daerah seperti apa. Memang status jalan tersebut sudah lama diusulkan. Dari provinsi ke pusat. Nah, seandainya ruasan jalannya sangat panjang membutuhkan biaya besar, sama-sama perjuangkan ke pusat saja.
Selanjutnya, sambung dia, pemimpin daerah harus bersama-sama menyelesaikan dan memiliki kemampuan untuk menuntaskan jalan tersebut. Antara daerah dan pusat harus duduk satu meja. Sebab berdebat tanpa menemukan solusi, justru masyarakat yang akan jadi korban.
Soal anggota DPR RI Kalbar di pusat? Subhan memuji banyak langkah politisi-politisi Kalbar dari berbagai partai dan duduk di banyak komisi termasuk komisi infrastruktur berjuang penuh dan membantu Kalbar. Tidak sedikit jalan-jalan negara hampir semuanya sudah mulus dan enak dilewati, berkat perjuangan wakil rakyat dapil Kalbar di Senayan.
Subhan sendiri cukup iri bagaimana infrastruktur di pulau Jawa sendiri bisa selesai hanya dalam satu tahun anggaran. Harusnya Kalbar seperti itu. Pun demikian dengan jalan-jalan provinsi di Kalimantan Barat, harusnya juga dianggarkan menyeluruh.
"Problem jalan provinsi rusak tak hanya di Kayong Utara, di Sintang, Sekadau termasuk daerah lain juga ada. Makanya, keberpihak anggarannya paling penting jika ingin menuntaskan persoalan jalan," ucap dia. (den) Editor : Syahriani Siregar