
PONTIANAK POST -Debu sering dianggap persoalan sepele di rumah. Padahal, partikel halus yang menumpuk di berbagai sudut ruangan dapat memengaruhi kenyamanan sekaligus kualitas udara di dalam hunian.
Jika dibiarkan terlalu lama, debu juga bisa memicu alergi, bersin, mata gatal, hingga mengundang serangga kecil yang mengganggu.
Home decor kreator Maria Ulfa mengingatkan bahwa rumah bebas debu sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana yang sering terlewat saat membersihkan rumah.
Baca Juga: Tips Membersihkan Toren Air agar Kualitas Air Tetap Bersih dan Aman
Hindari Menumpuk Barang di Atas Lemari
Menurut Maria, salah satu penyebab debu cepat menumpuk adalah kebiasaan meletakkan barang di atas lemari.
’’Jangan meletakkan barang di atas lemari. Area tinggi susah terjangkau saat bersih-bersih. Padahal di sana sering jadi tempat persembunyian debu,’’ ujar Maria Ulfa, dilansir dari Jawapos.
Area yang jarang dijangkau saat membersihkan rumah memang berpotensi menjadi tempat penumpukan debu. Karena itu, bagian atas lemari dan sudut-sudut tinggi rumah perlu mendapat perhatian khusus saat kegiatan bersih-bersih.
Perlengkapan Tidur Juga Menyimpan Debu
Selain furnitur, perlengkapan tidur juga menjadi sumber debu yang sering tidak disadari. Sprei, sarung bantal, guling, hingga selimut dapat menyimpan debu dan tungau apabila jarang dibersihkan.
Maria menyarankan agar perlengkapan tidur diganti maksimal setiap dua minggu sekali. Selain itu, perlengkapan tersebut sebaiknya rutin dijemur di bawah sinar matahari.
’’Sprei, bantal, selimut itu harus sering diganti dan dijemur di bawah sinar matahari. Yakin deh debu minggat dan bye bye alergi,’’ tambahnya.
Kurangi Penggunaan Karpet Jika Tidak Diperlukan
Karpet juga menjadi salah satu benda yang mudah menyimpan debu. Karena itu, Maria menyarankan penggunaannya dilakukan seperlunya saja.



