
PONTIANAK POST - Lidah mertua dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat. Namun, daunnya terkadang tumbuh miring, melebar, atau terkulai sehingga mengurangi tampilan tanaman.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, terutama pencahayaan yang kurang, posisi pot yang tidak stabil, hingga tanaman terlalu padat.
Balcony Garden Web membagikan tujuh cara sederhana untuk membantu lidah mertua tumbuh lebih tegak dan rapi.
Baca Juga: Daun Snake Plant Berubah Cokelat? Ini 7 Penyebab dan Solusinya
1. Berikan Cahaya yang Cukup
Pencahayaan yang kurang menjadi salah satu penyebab paling umum daun lidah mertua membengkok atau terkulai. Ketika cahaya tidak cukup, daun akan tumbuh menuju arah sumber cahaya sehingga tanaman kehilangan bentuk tegaknya.
Tanaman dapat ditempatkan di dekat jendela yang terang, tetapi tetap dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung. Jika cahaya alami tidak mencukupi, lampu tumbuh spektrum penuh dapat ditempatkan tepat di atas tanaman.
Setidaknya 8–10 jam cahaya tidak langsung setiap hari. Tanaman juga sebaiknya diputar setiap dua minggu agar pertumbuhannya lebih merata.
2. Gunakan Pot yang Berat dan Lebar
Pot yang ringan lebih mudah terguling ketika lidah mertua semakin tinggi dan berat. Karena itu, gunakan pot dengan dasar yang kokoh dan berat agar tanaman tetap stabil.
Pot berbahan keramik atau tanah liat dapat menjadi pilihan karena bobotnya memberikan penopang alami. Dasar pot yang lebar juga membantu mencegah tanaman miring ketika kondisi tanah mengering tidak merata.
Meski demikian, pot tetap harus memiliki lubang drainase yang memadai untuk mencegah pembusukan akar.
3. Berikan Penyangga
Jika daun sudah terlanjur miring, penyangga dapat digunakan untuk membantu mengembalikannya ke posisi tegak. Tongkat bambu atau batang logam dapat ditempatkan di dekat daun yang miring.



