PONTIANAK - Noda spidol permanen memang bisa merusak penampilan pada pakaian, tinta yang menempel kuat pada serat kain membuat noda sulit untuk diatasi. Namun, dengan penanganan tepat pastinya hal ini bisa dikendalikan.
Spidol permanen mengandung tinta yang berbasis minyak, sehingga sangat sulit untuk larut dalam air.
Tinta ini akan dengan cepat meresap ke dalam serat kain, dan membentuk ikatan yang kuat. Sehingga jika semakin lama dibiarkan, akan semakin sulit pula dihilangkan.
Baca Juga: Polisi Ringkus Maling di Kawasan Pergudangan Jl Adisucipto
Ketika sudah tertuliskan “permanen”, itu artinya noda tidak akan hilang. Meskipun terkadang demikian, tetap saja ada pengecualian dan cara dalam menghilangkannya dari pakaian. Pembersihan memerlukan beberapa produk, dan juga kesabaran.
Dilansir dari The Spruce, terdapat cara ampuh menghilangkan noda spidol permanen dari pakaian.
Hanya dengan menggunakan beberapa alat dan bahan, yang bisa dengan cukup mudah anda temukan.
Baca Juga: Pj Wako Pontianak Sebarkan Pesan Damai Jelang Pilkada Serentak 2024
Bahan dan Alat yang Diperlukan
Anda memerlukan sebuah bak besar dan rak pengering atau tali jemuran, dan bahan yang dibutuhkan antara lain:
-
Alkohol isopropil
-
Deterjen cucian yang cukup keras
-
Pemutih oksigen
-
Penyeka kapas
-
Tisu dapur
Baca Juga: Raih Prestasi di Anugerah Desa Wisata Indonesia
Cara Menghilangkan Noda Spidol Permanen
Untuk persiapan pertama, anda bisa meletakkan selapis tisu dapur atau tisu kerja di atas permukaan kedap air.
Kemudian letakkan pakaian di atas tisu, gunakan penyeka kapas untuk mengoleskan sedikit alkohol pada bagian jahitan yang tersembunyi.
Kemudian tunggu beberapa saat hingga alkohol mengering, dan lihat apakah alkohol memberikan reaksi atau perubahan warna pada pakaian.
Baca Juga: Windy Prihastari Tak Henti Promosikan Wastra Kalbar
Jika tidak menimbulkan reaksi pada warna pakaian, anda bisa melanjutkannya.
Selanjutnya tempatkan area pakaian yang terkena noda, di atas selapis tisu dapur untung menampung tinta yang luntur melalui kain.
Kemudian basahi kapas atau cotton bud dengan alkohol isopropil.
Lalu oleskan atau tekan perlahan pada noda dengan tekanan yang lembut, agar tidak menyebar lebih jauh.
Kerjakan mulai dari bagian luar noda, hingga ke bagian dalam untuk mencegah penyebaran tinta ketika terkena alkohol.
Ketika anda melakukannya secara perlahan, seiring dengan anda mengoleskan alkohol maka tinta akan berpindah dari pakaian ke kapas.
Saat kapas menjadi penuh dengan tinta, anda bisa menggantikannya dengan kapas baru yang dibasahi juga dengan alkohol.
Lakukan hal ini berulang kali, hingga semua noda tinta hilang. Setelah itu jika masih ada sisa warna yang tidak bisa dihilangkan, anda bisa membuat larutan bubuk pemutih oksigen yang dicampurkan dengan air hangat di dalam bak besar.
Rendam pakaian dan biarkan terendam setidaknya selama empat jam, tetapi lebih baik semalaman agar noda luruh dengan sempurna.
Baca Juga: Warga Pontianak Utara Siap Jadikan Midji Gubernur Satu Kali Lagi
Periksa area yang terkena noda, jika memang masih terdapat sisa yang belum menghilang, bisa kembali campurkan larutan baru dan ulangi proses perendaman. Pastikan anda mengecek label pakaian terlebih dahulu.
Pemutih oksigen memang cukup aman digunakan, terlebih pada kain putih atau berwarna yang bisa dicuci. Kecuali pada bahan wol, sutra, atau apapun yang berhias kulit.
Setelah direndam, anda bisa membilas dengan air biasa, kemudian cuci pakaian seperti biasa dan kembali periksa noda.
Baca Juga: Tips Mencuci Sepatu agar Tidak Rusak
Jika masih ada sisa tinta, ulangi semua langkah. Jika sudah hilang, bisa anda mengeringkannya di pengering otomatis.
Atau bisa juga di tali jemuran, maupun di rak pengering. Jika masih ada sisa noda, jangan keringkan menggunakan pengering otomatis, karena panas yang tinggi dari pengering akan membuat tinta tidak dapat dihilangkan. (yol/mgg)
Editor : Miftahul Khair