PONTIANAK POST - Lemari kayu memang punya tampilan yang estetik dan hangat untuk ruangan, tapi sayangnya juga rentan terkena jamur.
Apalagi kalau diletakkan di ruangan yang lembap dan kurang cahaya, jamur bisa tumbuh cepat dan merusak isinya seperti pakaian, tas, bahkan perabotan lainnya.
Selain bikin tampilan jadi tidak sedap dipandang, jamur juga bisa memengaruhi kesehatan.
Mulai dari menyebabkan batuk, tenggorokan gatal, hingga iritasi kulit.
Untungnya, kamu nggak harus buru-buru menggantinya dengan yang baru jika masalah ini terjadi.
Dilansir dari video di Kanal YouTube Oke Clean, dibahas tuntas cara menghilangkan jamur pada lemari sekaligus langkah-langkah pencegahan agar jamur tidak datang lagi.
Yuk, ikuti cara mudah berikut ini!
- Bersihkan dengan Alkohol Isopropil
Alkohol bisa membantu membunuh jamur dan mencegahnya tumbuh kembali. Gunakan alkohol dengan kadar 60–90% dan aplikasikan seperti ini:
- Tuang sedikit alkohol ke kain lap kering.
- Gosokkan ke seluruh permukaan, terutama area yang berjamur.
- Jika ada bagian yang sulit dibersihkan, bantu dengan sikat gigi bekas.
- Biarkan mengering secara alami di udara terbuka.
- Gunakan Campuran Jeruk Nipis dan Garam
Bahan alami juga bisa jadi solusi ampuh.
Caranya:
- Campur air perasan jeruk nipis dengan garam.
- Celupkan sikat gigi ke dalam larutan tersebut.
- Gosokkan ke bagian yang berjamur hingga bersih.
Campuran ini bekerja ganda: membersihkan dan memberikan aroma segar.
Baca Juga: Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Tetap Segar Berhari-hari
- Semprotkan Cuka Putih
Cuka terkenal sebagai bahan anti-jamur alami.
Langkahnya:
- Tuang cuka putih ke dalam botol semprot.
- Semprotkan ke bagian yang terkena jamur.
- Biarkan selama satu jam.
- Gosok dengan sikat gigi dan bilas dengan air hangat.
- Keringkan dengan lap bersih.
Baca Juga: Cara Mudah Membersihkan Kompor, Kembali Kinclong Hanya dengan Dua Bahan Dapur Ini
- Kombinasi Soda Kue dan Air Panas
Jika ingin cara yang lebih kuat, coba ini:
- Campurkan soda kue dengan air panas.
- Oleskan ke area yang berjamur dan diamkan 1 jam.
- Gosok hingga bersih.
- Tambahkan semprotan cuka di akhir proses untuk disinfeksi.
Baca Juga: Cara Merawat Pakaian Batik agar Tidak Cepat Rusak dan Selalu Terlihat Baru
Cara Mencegah Jamur Muncul Kembali
- Pastikan Sirkulasi Udara Baik
Jamur senang berkembang di area lembap. Maka dari itu:
- Sering-sering buka jendela agar udara dan cahaya masuk.
- Biarkan sinar matahari masuk ke dalam ruangan untuk mengurangi kelembapan.
- Gunakan Lampu Neon
Kalau ruangan tidak punya jendela, cahaya dari lampu neon bisa jadi alternatif untuk mencegah kelembapan berlebih.
- Letakkan Kamper
Kamper tidak hanya memberi aroma wangi, tapi juga menghambat pertumbuhan jamur.
Gunakan kamper dalam kemasan atau masukkan ke dalam kantong kain kecil lalu simpan di posisi sudut.
Baca Juga: Cara Mengecat Pagar Besi Berkarat agar Tahan Lama dan Tampak Baru
- Lapisi Permukaan Lemari
Kamu bisa gunakan alas plastik, koran, atau bahan pelapis lainnya untuk melindungi bagian dalam lemari dari kelembapan.
Ganti pelapis ini secara rutin, idealnya setiap dua minggu.
- Finishing dengan Melamin atau Pernis
Untuk perlindungan jangka panjang:
- Bersihkan permukaan dari jamur terlebih dahulu.
- Lapisi semua bagian luar dan dalam dengan melamin atau pernis kayu.
- Ini akan membantu menutup pori-pori kayu dan menghambat pertumbuhan jamur.
Penutup
Masalah jamur di lemari memang umum, tapi bukan berarti tidak bisa ditangani.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, kamu bisa membersihkannya dari jamur dan menjaganya tetap kering dan sehat.
Jangan tunggu sampai barang-barang kesayangan rusak atau kesehatan keluarga terganggu.
Lakukan perawatan secara rutin agar tetap bersih, wangi, dan bebas jamur. (mif)
Editor : Miftahul Khair