Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ibu sebagai Sumber Inspirasi dan Kekuatan Spiritual Keluarga

A'an • Minggu, 9 Maret 2025 | 11:31 WIB

 

Vinna Lusiana, SH,M.Kn
Vinna Lusiana, SH,M.Kn

Oleh: Vinna Lusiana, SH,M.Kn

(Koordinator Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum LP2M IAIN Pontianak)

 

BULAN Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, di mana umat muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa, menahan diri dari makan dan minum, serta perbuatan yang tidak baik dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Dalam konteks keluarga, ibu memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana Ramadan menjadi penuh keberkahan dan kekhusyukan. Tentunya bukan hal yang mudah dan ringan bagi seorang ibu untuk menjalankan perannya, terutama di bulan Ramadan.

Seorang ibu harus bisa membagi waktunya untuk melayani keluarganya, dan juga membagi waktunya untuk beribadah di bulan Ramadan. Hal ini membutuhkan kesehatan fisik dan mental yang baik dan juga kesabaran dan keikhlasan. Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Di bulan Ramadan, ibu memiliki peran yang sangat penting dalam mendidik anak-anak tentang nilai-nilai agama.

Ibu mengajarkan anak-anak tentang pentingnya ibadah dan bagaimana cara berakhlak yang baik, mengelola kesabaran, serta disiplin dalam salat lima waktu. Peran ibu di bulan Ramadan semakin terasa pentingnya. Meski menjadi tumpuan di dalam keluarga bukan berarti seorang ibu tidak dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Seorang ibu justru bisa mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Di bulan Ramadan, ibu menjadi support yang paling penting terhadap anggota keluarga terutama anak-anak dalam menjalankan ibadah puasa. Ibu menjadi sumber inspirasi dan kekuatan spiritual serta menjadi teladan dalam menjalankan ibadah puasa bagi anak-anak untuk mengikuti jejaknya dalam beribadah dan melakukan amalan-amalan ibadah yang lainnya. Ibu adalah simbol kasih sayang dan kelembutan.

Di bulan Ramadan, kasih sayang ibu semakin terasa karena ibu selalu hadir untuk memberikan dukungan, perhatian, dan cinta kepada seluruh anggota keluarga. Peran penting seorang Ibu di dalam keluarga pada saat bulan Ramadan yang paling berkesan adalah menjadi penggerak utama dalam ibadah di rumah khususnya untuk anak-anak dan anggota keluarga yang lain. Salah satu contohnya adalah membangunkan anggota keluarga untuk sahur, mempersiapkan menu makan sahur dan berbuka puasa, mengingatkan untuk salat, dan mendorong anggota keluarga untuk membaca Alquran, di bulan Ramadan khususnya. Ibu juga bisa menjadi inisiator dalam mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan di rumah, seperti misalnya tadarus bersama, buka puasa bersama, atau salat tarawih bersama.

Fungsi Ibu yang juga penting di dalam keluarga adalah sebagai penjaga kesehatan dan nutrisi Keluarga. Meskipun berpuasa, kesehatan dan nutrisi anggota keluarga tetap harus diperhatikan. Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa anggota keluarga mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi saat sahur dan berbuka puasa. Ibu memastikan bahwa semua anggota keluarga mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Salah satu pahala besar yang akan didapatkan oleh seorang ibu di bulan Ramadan adalah pahala dalam menyiapkan makanan sahur dan berbuka puasa. Dan ibu juga harus bisa mengelola keuangan keluarga pada saat bulan Ramadan yang terkadang pengeluaran bisa lebih besar dari bulan-bulan yang lainnya, apalagi ketika menjelang Idul Fitri.

Bulan Ramadan adalah momen yang tepat bagi ibu untuk menanamkan nilai-nilai agama dan karakter yang baik pada anak-anak. Ibu dapat memberikan contoh yang baik dalam menjalankan ibadah, serta memberikan penjelasan tentang makna dan hikmah puasa. Ibu juga dapat mengajarkan anak-anak tentang pentingnya bersabar, jujur, dan saling berbagi. Ibu juga memiliki peran dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan keluarga. Ibu akan menciptakan suasana yang hangat dan penuh kasih sayang di dalam rumah yang tentunya di support oleh anggota keluarga yang lain .

Ramadan menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan anggota keluarga inti yaitu suami dan anak-anak, karena anggota keluarga bisa berkumpul lengkap pada saat berbuka puasa dan sahur. Ibu juga seringkali menjadi penengah dalam menyelesaikan masalah atau konflik yang mungkin timbul antar-anggota keluarga. Ibu menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anggota keluarga. Ketegaran dan kesabaran ibu dalam menjalankan ibadah puasa dapat menjadi contoh bagi anggota keluarga yang lain. Ibu juga selalu memberikan dukungan dan semangat kepada anggota keluarga agar tetap kuat dan semangat dalam menjalankan ibadah puasa.

Semoga selalu diberikan kekuatan dan kesehatan lahir dan batin bagi semua perempuan yang menjalankan perannya sebagai seorang ibu di dalam keluarga, dan marilah kita senantiasa menghormati dan menyayangi ibu. Berterima kasihlah atas segala yang telah ibu berikan kepada kita. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada ibu kita.*

Editor : A'an
#ramadan #peran ibu