PONTIANAK POST — Sejumlah warga mengaku senang dengan keberadaan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), yang kini mempermudah akses menuju Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan. Idulfitri tahun ini, mereka tak lagi perlu antre menyeberangi sungai menggunakan kapal feri. "Tak perlu antre lagi, jadi senang bisa berlebaran dengan keluarga di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan," kata Ula, warga Sambas yang memiliki keluarga di daerah tersebut, Selasa (25/3).
Ia menambahkan bahwa sejak JSSB dapat dilalui, ia bisa berangkat kapan saja, bahkan tengah malam, jika ada keperluan mendesak. "Sekarang seperti bepergian ke daerah lain, tak perlu lagi memikirkan penyeberangan. Jam berapa pun bisa langsung pergi mengunjungi orang tua di Jawai," ujarnya.
Hal serupa disampaikan Malik. Ia mengaku lebih tenang jika ingin mengunjungi keluarganya di Jawai saat Idulfitri nanti. "Mau pergi jam berapa pun aman, tak perlu memikirkan penyeberangan. Tak ada lagi antre, jadi terasa lebih dekat," katanya.
Ia mengenang kesulitan saat Idulfitri tahun-tahun sebelumnya, ketika JSSB belum ada. Kala itu, antrean kapal feri bisa berlangsung berjam-jam. Bahkan, ia pernah terlambat melayat keluarga karena harus menunggu giliran menyeberang. "Dulu, kami sering antre berjam-jam. Pernah juga terlambat melihat jenazah keluarga karena kendaraan roda empat harus menunggu lama. Saat sampai di rumah duka, almarhum sudah dimakamkan. Sekarang, dengan adanya jembatan, kapan pun bisa pergi ke Jawai," ungkapnya.
Muhammad, warga Sambas lainnya, juga merasakan manfaat besar dari keberadaan JSSB. "Alhamdulillah, kapan pun mau ke rumah orang tua, tinggal berangkat. Tak ada lagi hambatan karena jembatan sudah ada," katanya. (fah)
Editor : A'an