Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banjir Landa Sanggau, Jalan Lintas Malindo Terputus

A
BANTU WARGA: Anggota TNI saat membantu warga menyebrangi jalan yang terendam banjir di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.
BANTU WARGA: Anggota TNI saat membantu warga menyebrangi jalan yang terendam banjir di Jalan Lintas Malindo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.


PONTIANAK POST - Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Sanggau sejak kemarin hingga Minggu (11/1) menyebabkan banjir disejumlah kecamatan.


Advertisement

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga memutus akses Jalan Lintas Malindo, jalur strategis penghubung antarwilayah sekaligus menuju perbatasan RI–Malaysia.

Menyikapi kondisi tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 1204/Sanggau bergerak cepat dengan menurunkan personel ke lapangan.

Bersama instansi terkait, TNI melakukan pemantauan sekaligus membantu penanganan banjir di sejumlah titik terdampak, yakni Kecamatan Entikong, Sekayam, Noyan, dan Beduai.

Advertisement

Berdasarkan hasil pantauan hingga Minggu (11/1) sekitar pukul 08.30 WIB, dampak terparah terjadi di Kecamatan Sekayam. Banjir dengan ketinggian antara 20 hingga 200 sentimeter merendam Desa Pengadang, Desa Sotok, dan Desa Balai Karangan.

Di Desa Pengadang, banjir setinggi dua meter menggenangi area seluas sekitar 45 hektare dan berdampak pada 138 kepala keluarga (KK).

Kondisi serupa terjadi di Desa Sotok dengan 185 KK terdampak. Sementara itu, di pusat aktivitas Desa Balai Karangan, sebanyak 471 rumah terendam banjir, menyebabkan lumpuhnya aktivitas 471 KK.

Advertisement

Banjir juga berdampak pada infrastruktur vital. Jalan Lintas Malindo yang menghubungkan Kecamatan Sekayam dengan Kecamatan Entikong, serta jalur Balai Karangan–Sekayam–Senaning, dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam. Ketinggian air di ruas jalan tersebut mencapai sekitar 115 sentimeter.

“Akses sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, itu pun dengan bantuan rakit dan perahu milik warga setempat,” ujar Dandim 1204/Sanggau, Letkol Kav. Slamet Purwanto dalam keterangan resminya Minggu (11/1).

Sementara itu, kondisi di Kecamatan Entikong dilaporkan mulai berangsur membaik. Air telah surut dan warga mulai membersihkan sisa lumpur yang mengendap di rumah masing-masing.

Di Kecamatan Beduai, banjir melanda Dusun Beringin dan Dusun Beduai di Desa Bereng Bekawat. Sebanyak 60 KK terdampak dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

Jalan Lintas Malindo penghubung Beduai–Sekayam juga tergenang air setinggi 10 hingga 15 sentimeter dan masih perlu diwaspadai.

Dalam penanganan bencana ini, Koramil jajaran Kodim 1204/Sanggau bersinergi dengan Satgas Pamtas Yon Arhanud 1/Kostrad, BPBD, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

Tim gabungan terus melakukan ground check, memantau debit air, serta memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.

Dandim 1204/Sanggau menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan situasi selama 24 jam.

“Kami siap membantu masyarakat apabila kondisi memburuk. Kami mengimbau warga segera melapor kepada aparat setempat jika debit air kembali naik atau terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

Hingga Minggu siang, cuaca di wilayah terdampak masih diguyur hujan dan debit air belum menunjukkan tanda-tanda surut signifikan. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. (ash)

Advertisement

Artikel Terkait

Kawal Penyaluran Tepat Sasaran, Satgas BBM Sanggau Siapkan Skema Pengawasan Bertahap

Kawal Penyaluran Tepat Sasaran, Satgas BBM Sanggau Siapkan Skema Pengawasan Bertahap

Awasi penyaluran BBM, Satgas Sanggau siapkan patroli hingga sidak SPBU. Saat ini pengawasan masih dalam tahap sosialisasi.

Bentuk Masyarakat Peduli Api, Desa Engkahan Sanggau Siap Cegah Karhutla

Bentuk Masyarakat Peduli Api, Desa Engkahan Sanggau Siap Cegah Karhutla

Desa Engkahan Sanggau bentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai garda terdepan cegah karhutla. Warga diedukasi untuk setop bakar lahan.

Festival Paradje' Pesaka Negeri Sanggau XVII, Rawat Warisan Budaya dan Perkuat Persatuan

Festival Paradje' Pesaka Negeri Sanggau XVII, Rawat Warisan Budaya dan Perkuat Persatuan

Perkuat ikatan sejarah dan budaya lokal. Ribuan warga saksikan kemeriahan pembukaan Festival Budaya Marajana Pasangka Negeri Sanggau XVIII.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer