Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FKIP Untan Kenalkan Program Doktor Pendidikan kepada Dosen dan Guru di Singkawang

N
teks: FKIP Untan saat mengenal kan Program Doktor Pendidikan kepada Dosen dan Guru di Kota Singkawang.
teks: FKIP Untan saat mengenal kan Program Doktor Pendidikan kepada Dosen dan Guru di Kota Singkawang.

Advertisement

PONTIANAK POST - Keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral tidak selalu mudah bagi dosen dan guru yang sudah bekerja. Salah satu persoalan yang muncul adalah bagaimana membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan. Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) di SMPN 7 Kota Singkawang, 25 Juni 2026.

Kegiatan bertema “Peluang dan Tantangan, serta Penyelesaian Studi di Program Studi Pendidikan Program Doktor FKIP Untan” tersebut diikuti 20 peserta yang terdiri atas dosen, guru, kepala sekolah, dan pemerhati pendidikan yang telah bergelar magister (S2).
Sejumlah dosen dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), termasuk Wakil Rektor II, ketua program studi, dan dosen, turut hadir untuk mendapatkan informasi mengenai Program Studi Pendidikan Program Doktor FKIP Untan.

Dalam diskusi, peserta tidak hanya menanyakan persyaratan masuk, tetapi juga mempertanyakan mekanisme seleksi serta pola perkuliahan yang harus dijalani mahasiswa. Pertanyaan mengenai waktu perkuliahan menjadi salah satu perhatian peserta. Sebab, perkuliahan saat ini berlangsung Senin hingga Jumat, pukul 08.00–16.00 WIB, sehingga menjadi tantangan bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki pekerjaan.

Untuk memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai pengalaman menempuh pendidikan doktoral, tim PKM juga menghadirkan mahasiswa Program Doktor Pendidikan FKIP Untan, Iwan Ramadhan.

Iwan membagikan pengalamannya selama mengikuti proses seleksi hingga menjalani perkuliahan sebagai mahasiswa program doktor. Kehadirannya memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai proses yang harus dilalui calon mahasiswa sekaligus pengalaman mengikuti pendidikan doktoral.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Iwan menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti perkuliahan di program doktor tidak hanya berkaitan dengan tuntutan akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu informasi yang dapat dipertimbangkan para peserta, khususnya dosen dan guru yang masih ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral karena membayangkan beratnya proses perkuliahan.

Tim PKM kemudian menjelaskan berbagai hal mengenai program tersebut, mulai dari proses penerimaan mahasiswa, tahapan seleksi, hingga sistem perkuliahan. Program Studi Pendidikan Program Doktor FKIP Untan sendiri merupakan program yang relatif baru. Program tersebut berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Nomor 53/A/O/2024.

Koordinator Program Studi Pendidikan Program Doktor FKIP Untan, Urai Salam, M.Call., Ph.D., mengatakan angkatan pertama program tersebut mulai mengikuti perkuliahan pada 2025. Saat ini, mahasiswa angkatan pertama telah memasuki semester kedua dan akan melanjutkan ke semester ketiga. Sementara itu, penerimaan mahasiswa baru untuk angkatan 2026 telah dibuka dan akan melalui proses seleksi. 

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Aunurrahman menjelaskan perjalanan panjang hingga Program Studi Pendidikan Program Doktor FKIP Untan akhirnya memperoleh izin penyelenggaraan.

Menurutnya, pendirian program doktor tersebut telah melalui proses yang panjang dan sempat menghadapi berbagai kendala terkait pemenuhan persyaratan pembukaan program studi. Setelah berbagai persyaratan terpenuhi, program tersebut akhirnya memperoleh izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI.

Advertisement

Artikel Terkait

Laboratorium P.IIS FKIP Untan Bekali Siswa Keterampilan Menulis KTI Berbantuan AI

Laboratorium P.IIS FKIP Untan Bekali Siswa Keterampilan Menulis KTI Berbantuan AI

Laboratorium P.IIS FKIP Untan membekali siswa Pontianak dan Kubu Raya keterampilan menulis KTI dengan memanfaatkan AI secara bertanggung jaw

Dosen Magister Pendidikan Ekonomi FKIP Untan Dampingi Pengembangan Kelompok Usaha Al-Fatih Makmur

Dosen Magister Pendidikan Ekonomi FKIP Untan Dampingi Pengembangan Kelompok Usaha Al-Fatih Makmur

Dosen Magister Pendidikan Ekonomi FKIP Untan dampingi Kelompok Usaha Al-Fatih Makmur tingkatkan SDM dan kewirausahaan.

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Dorong Pemuda Dayak Utamakan Pendidikan, Karolin: Bekal Utama Kuasai Masa Depan

Bupati hadiri HUT Tambak Baya di Landak, tekankan pentingnya pendidikan bagi pemuda Dayak serta siapkan Perda Hukum Adat dan Dana Abadi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer