SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang akan menggelar Pameran Kearsipan Sintang Tempo Dulu di Museum Kapuas Raya, sebagai penutupan rangkaian HUT ke-662 Kota Sintang Tahun 2024.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Herkolanus Roni, mendukung rencana kegiatan Pameran Kearsipan sebagai kegiatan penutup pada seluruh rangkaian peringatan HUT Kota Sintang.
“Pameran kearsipan ini sesuatu yang baru, sehingga kami sangat mendukung rencana pameran kearsipan ini.
Silakan Panitia HUT Kota Sintang bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang untuk melakukan persiapan kegiatan tersebut,” ujarnya.
Dirinya juga meminta agar rencana kegiatan ini bisa disebarkan ke masyarakat dan kalangan pelajar supaya mereka bisa datang mengunjungi Depo Arsip yang ada di Museum Kapuas Raya di Jalan Sintang-Putusibau.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang Setina menyampaikan, pameran kearsipan yang akan dilaksanakan di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang di Jalan Sintang-Putusibau nanti akan dilaksanakan selama satu minggu.
“Pameran akan dimulai pada Kamis, 30 Mei 2024 dan berakhir pada Kamis, 6 Juni 2024. Setiap harinya pelajar dan masyarakat umum bisa datang di jam kerja mulai pukul 08.00 sampai 15.00,” terang Setina.
Tema pameran yang diusung adalah Sintang Tempo Dulu sehingga yang dipamerkan adalah koleksi arsip, dokumen, dan foto yang menceritakan Sintang pada zaman dahulu.
Dengan datang mengunjungi Pameran Arsip Sintang Tempo Dulu ini, pelajar dan masyarakat bisa mengetahui dan mempelajari sejarah dan perjalanan Kota Sintang zaman dulu.
“Untuk memperkaya materi pameran, kami menerima jika ada warga Sintang yang memiliki foto atau dokumen tentang Sintang Tempo Dulu untuk dipamerkan selama satu minggu. Setelah pameran, akan dikembalikan lagi,” katanya.
“Pameran Sintang Tempo Dulu ini tahun pertama dilaksanakan. Dan akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian HUT Kota Sintang. Tahun depan, bisa saja pameran dilakukan lebih dari seminggu,” ungkapnya. (var)
Editor : A'an