Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Menuju IPM 70,79 Persen: Pemkab Sintang Susun Arah Pembangunan SDM 2027

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:04 WIB

 

ARAH : Pemkab Sintang mulai merumuskan arah pembangunan SDM untuk tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan RKPD.
ARAH : Pemkab Sintang mulai merumuskan arah pembangunan SDM untuk tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan RKPD.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang mulai merumuskan arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Forum ini menjadi ruang penyelarasan program antarorganisasi perangkat daerah agar kebijakan pembangunan berjalan lebih terukur dan saling mendukung.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan forum tersebut memiliki peran penting dalam memastikan setiap rencana kerja perangkat daerah sejalan dengan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, sinkronisasi program menjadi kunci agar kebijakan yang dirancang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan. Di sinilah kita melakukan penajaman dan penyelarasan program agar arah pembangunan Kabupaten Sintang berjalan efektif dan terukur,” ujar Bala, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, mekanisme perencanaan tersebut juga sejalan dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang menempatkan forum perangkat daerah sebagai bagian strategis dalam proses penyusunan rencana pembangunan.

“Tahapan ini memastikan setiap rancangan renja perangkat daerah selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan mampu menjawab isu strategis yang berkembang,” kata Bala.

Dalam arah pembangunan ke depan, pemerintah daerah menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama. Bala menyebutkan masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian, seperti kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, penurunan angka kemiskinan, serta penanganan stunting.

“Membangun SDM bukan sekadar mengejar angka statistik, tetapi membangun masa depan generasi kita. Tantangan pembangunan ke depan sangat nyata dan membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat daerah,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sintang menargetkan sejumlah indikator pembangunan pada 2027. Salah satunya adalah penurunan angka kemiskinan hingga sekitar 7 persen. Selain itu, indeks pendidikan ditargetkan meningkat menjadi 0,64 dan indeks kesehatan mencapai 0,92.

"Dengan capaian tersebut, kami pemerintah daerah menargetkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang dapat mencapai 70,79 persen pada 2027," tuturnya.

Bala juga menekankan pentingnya fokus pada program prioritas yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Satu diantara perhatian utama adalah penurunan angka stunting yang ditargetkan hingga 19,69 persen.

“Prevalensi stunting harus menjadi perhatian serius karena ini merupakan fondasi utama kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan partisipasi pendidikan menengah bagi anak usia 5–18 tahun hingga 68,09 persen. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan kelompok rentan seperti penyandang masalah kesejahteraan sosial, anak terlantar, lansia, hingga korban bencana memperoleh perlindungan dan layanan dasar secara maksimal.

“Pastikan kelompok rentan mendapatkan hak dasar dan perlindungan dari pemerintah,” pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#stunting #kemiskinan #pembangunan sdm #ipm #Pemkab Sintang