Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

China Klaim Jet Siluman J-20S Bisa Hantam Kapal Perang, Armada AS di Pasifik Terancam?

B
Penulis: Budi Miank❯
Jet tempur siluman Chengdu J-20S China diperkenalkan sebagai varian dua kursi dengan kemampuan operasi udara dan serangan maritim. (Wikimedia Commons/N509FZ)
Jet tempur siluman Chengdu J-20S China diperkenalkan sebagai varian dua kursi dengan kemampuan operasi udara dan serangan maritim. (Wikimedia Commons/N509FZ)


Advertisement

PONTIANAK POST - China mengklaim jet tempur siluman Chengdu J-20S memiliki kemampuan menyerang target maritim dengan presisi. 

Pengembangan ini memperluas peran pesawat generasi kelima tersebut, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai jet tempur untuk misi superioritas udara.

Klaim itu disampaikan media pemerintah China melalui China Central Television (CCTV) pada Januari 2026. 

Menurut pernyataan yang dikutip dari CCTV, J-20S memiliki kemampuan superioritas udara jarak menengah dan jauh, serangan presisi terhadap target darat maupun maritim, serta sistem kesadaran situasional dan pengacauan elektronik.

Pesawat tersebut juga diklaim mampu menjalankan operasi kolaborasi antara pesawat berawak dan wahana tanpa awak atau manned-unmanned teaming.

Advertisement

J-20S merupakan varian dua kursi dari Chengdu J-20 Mighty Dragon yang dikembangkan untuk Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF).

Berbeda dari J-20 versi satu kursi, keberadaan awak kedua berpotensi membantu pengelolaan sensor, informasi sasaran, peperangan elektronik, dan koordinasi dengan drone tempur.

J-20 pertama kali beroperasi bersama PLAAF pada 2017. Sementara itu, varian J-20S diperkenalkan kepada publik dalam parade militer China pada September 2025.

Perubahan konfigurasi tersebut memperlihatkan upaya Beijing memperluas kemampuan pesawat dari misi udara ke udara menuju operasi yang lebih beragam.

Meski China mengumumkan kemampuan serangan maritim, sejumlah detail teknis J-20S belum diungkap. 

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer