Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pemkab Bengkayang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Dongkrak Penjualan UMKM Lokal

Rafael B. Junior • Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB
Ilustrasi nobar sepak bola (AI)
Ilustrasi nobar sepak bola (AI)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Bengkayang memanfaatkan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang dipusatkan di kawasan trotoar depan Kantor Bupati dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan kegiatan nobar telah dimulai sejak 10 Juli dan akan terus berlangsung hingga pertandingan final Piala Dunia 2026.

"Kita buat nobar mulai tanggal 10 di trotoar depan Kantor Bupati. Di lokasi itu juga ada UMKM, sehingga masyarakat bisa menonton pertandingan sambil membeli produk yang dijual pelaku usaha," kata Sebastianus di Bengkayang, Selasa.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Berakhir untuk Rossoneri, Rabiot dan Maignan Jadi Sorotan AC Milan

Ia menjelaskan pelaksanaan nobar merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat yang mendorong kepala daerah memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

"Kalau nobar ini ada arahan dari Pak Presiden melalui Pak Menteri Dalam Negeri. Kepala daerah diminta membuat kegiatan nobar yang melibatkan UMKM," ujarnya.

Menurut Sebastianus, kegiatan nobar difokuskan pada pertandingan-pertandingan penting mulai babak perempat final, semifinal hingga final. Meskipun sebagian laga berlangsung pada dini hari, pemerintah daerah tetap menyediakan lokasi bersama agar masyarakat dapat menikmati pertandingan sekaligus membuka peluang usaha bagi para pedagang.

Ia berharap kehadiran stan UMKM di area nobar mampu meningkatkan penjualan, terutama bagi pelaku usaha kuliner yang menyediakan makanan dan minuman bagi penonton selama pertandingan berlangsung.

Baca Juga: Inggris vs Argentina: Tuchel Tegaskan Tim Tetap Solid Hadapi Semifinal Piala Dunia 2026

"Kita ingin momentum ini memberi manfaat ekonomi bagi UMKM. Masyarakat datang menonton, sementara pelaku usaha juga memperoleh tambahan penghasilan," katanya.

Sebastianus menambahkan pertandingan yang disiarkan melalui TVRI juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan tayangan resmi secara bersama-sama dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang berharap penyelenggaraan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat peran UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah melalui meningkatnya aktivitas perdagangan selama pelaksanaan kegiatan tersebut. (ant)

 

Editor : Rafael B. Junior
Sumber : Antara
UMKM piala dunia 2026 pemkab bengkayang Nobar perekonomian masyarakat