Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Masbuk dalam Salat, Begini Cara Menyempurnakan Rakaat yang Tertinggal

Silvina • Selasa, 28 April 2026 | 14:21 WIB
ilustrasi jamaah yang telat ke masjid dan akan melakukan masbuk
ilustrasi jamaah yang telat ke masjid dan akan melakukan masbuk

 

PONTIANAK POST–Banyak umat Islam pernah mengalami datang terlambat saat salat berjamaah, sehingga tidak sempat mengikuti rakaat pertama bersama imam. Dalam fikih, kondisi ini dikenal dengan istilah masbuk.

Masbuk adalah orang yang tertinggal sebagian rakaat salat berjamaah, lalu ikut bersama imam pada rakaat berikutnya dan menyempurnakan kekurangan rakaat setelah imam salam.

Diresume dari dalam laman Almanhaj melalui tulisan Ustadz Kholid Syamhudi, LC berikut penjelasan tentang masbuk 

Baca Juga: Mengenal Salat Sunnah Rawatib, Ibadah Pelengkap yang Sayang  Dilewatkan

Apa Itu Masbuk dalam Shalat?

Secara sederhana, masbuk adalah makmum yang datang terlambat ketika salat berjamaah sudah dimulai.

Contohnya, datang saat imam sedang rukuk, datang saat imam i’tidal, datang saat imam sujud dan datang saat tahiyat akhir. 

Baca Juga: Bupati Alexander Wilyo Resmikan Masjid Jami Muara Jekak, Dorong Pembinaan Umat dan Kepedulian Sosial

Meski terlambat, makmum tetap dianjurkan langsung bergabung mengikuti imam dalam posisi apa pun yang sedang dilakukan.

Cara Masbuk Mengikuti Imam

Ketika datang ke masjid dan imam sedang salat, makmum langsung bertakbiratul ihram lalu mengikuti gerakan imam.

Jika imam masih rukuk dan makmum sempat ikut rukuk sebelum imam bangkit, maka rakaat tersebut dihitung mendapatkan satu rakaat.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Mempawah Berselawat dan Haul Akbar Kiai Minan di Masjid Agung

Namun jika datang ketika imam sudah bangun dari rukuk, maka rakaat itu tidak terhitung dan harus diganti setelah imam salam.

Cara Menyempurnakan Rakaat yang Tertinggal

Setelah imam salam, makmum masbuk berdiri dan melanjutkan rakaat yang belum didapat.

Baca Juga: Lift Proyek Masjid Agung Awwaludin Terjun Bebas, Enam Pekerja Terluka

Contohnya: Jika tertinggal satu rakaat, maka setelah imam salam, makmum berdiri menambah satu rakaat.

Jika tertinggal dua rakaat makmum berdiri dan menambah dua rakaat. Jika tertinggal tiga rakaat makmum melanjutkan tiga rakaat setelah imam selesai.

Semua dilakukan sesuai tata cara salat biasa.

Baca Juga: Heboh Penemuan Bayi di Masjid Kartiasa, Polisi Dalami Kasus dan Cari Pelaku

Bolehkah Bermakmum kepada Orang Masbuk?

Dalam praktik di masyarakat, terkadang ada orang yang datang terlambat lalu ikut salat di belakang orang masbuk yang sedang menyempurnakan rakaatnya.

Menurut para ulama, masalah ini diperselisihkan: Sebagian ulama tidak membolehkan,  namun sebagian ulama membolehkan dan menilai sah

Pendapat yang lebih kuat menurut sebagian ulama yang dikutip laman Almanhaj adalah boleh, tapi tidak lebih utama dibanding membentuk jamaah baru atau salat sendiri.

Baca Juga: Selain Tempat Ibadah, Masjid Agung Awwaluddin Diproyeksikan Jadi Pusat Kegiatan Ekonomi dan Sosial

Adab Saat Datang Terlambat ke Masjid

Rasulullah mengajarkan agar datang ke salat dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.

Karena itu, ketika terlambat: Jangan berlari menuju saf, masuk dengan tenang, langsung ikut imam

Baca Juga: Pesan Kebersamaan Gubernur Ria Norsan Warnai Salat Idufitri 1447 H di Masjid Mujahidin Pontianak

Dan sempurnakan rakaat setelah salam

Penutup

Masbuk adalah kondisi yang sering dialami jamaah. Karena itu penting memahami tata caranya agar salat tetap sah dan tenang dijalankan. Datang lebih awal ke masjid tentu menjadi pilihan terbaik agar bisa memperoleh seluruh rakaat bersama imam.

Editor : Silvina
#masbuk #rakaat #jamaah #salat #masjid