Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ini  Lima Waktu Terlarang untuk Salat yang Perlu Dipahami Umat Islam

Silvina • Senin, 11 Mei 2026 | 11:25 WIB
Ilustrasi waktu terlarang untuk salat
Ilustrasi waktu terlarang untuk salat

 

PONTIANAK POST–Dalam Islam, salat memiliki aturan waktu yang sangat diperhatikan. Selain waktu-waktu utama untuk melaksanakan ibadah, ternyata ada beberapa waktu yang dilarang untuk melakukan salat sunnah tertentu. Pengetahuan ini penting dipahami agar ibadah yang dilakukan tetap sesuai tuntunan syariat.

Hal ini sebagaimana dijelaskan Muhammad Abduh Tuasikal, MSc dalam laman Rumaysho.Com. Ia menerangkan terdapat lima waktu terlarang untuk melaksanakan salat berdasarkan hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalil Larangan Salat di Waktu Tertentu

 Baca Juga: Sajadah Fajar ke-73 MUI Sambas Digelar, Ajak Warga Ramaikan Salat Subuh Berjemaah

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak ada salat setelah salat Shubuh sampai matahari meninggi dan tidak ada shalat setelah salat ‘Ashar sampai matahari tenggelam.” (HR. Bukhari no. 586 dan Muslim no. 827)

Selain itu, hadis lain dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu menjelaskan tiga waktu utama yang dilarang untuk salat maupun menguburkan jenazah.

Baca Juga: Mengantuk Saat Salat, Haruskah Dipaksakan? Ini Penjelasan Hadis Nabi

“Ada tiga waktu yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kami untuk salat atau menguburkan orang mati di antara kami.  Yaitu ketika matahari terbit hingga meninggi, ketika matahari tepat di atas kepala hingga tergelincir, dan ketika matahari mulai tenggelam hingga tenggelam sempurna.” (HR. Muslim no. 831)

Penjelasan Imam Nawawi tentang Salat di Waktu Terlarang

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan  para ulama sepakat salat sunnah tanpa sebab tidak boleh dilakukan pada waktu-waktu terlarang tersebut. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai salat sunnah yang memiliki sebab tertentu.

Baca Juga: Salat Fardhu Jadi Penentu Amal Akhirat, Ini  Penjelasannya Menurut UAH  

Menurut ulama Syafi’iyah, beberapa salat sunnah tetap diperbolehkan dilakukan di waktu terlarang, seperti salat tahiyatul masjid, sujud tilawah, sujud syukur, shalat jenazah, hingga mengqadha salat yang tertinggal.

Pendapat ini didasarkan pada hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengqadha salat sunnah Zhuhur setelah shalat Ashar.

Lima Waktu Terlarang untuk Salat

Baca Juga: Hukum Salat Pakai Kaos Kaki atau Sepatu, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama

Berdasarkan penjelasan ulama dalam kitab *Minhah Al-‘Allam fii Syarh Bulugh Al-Maram*, terdapat lima waktu terlarang untuk melaksanakan shalat, yaitu:

1. Setelah shalat Subuh hingga matahari terbit.

2. Saat matahari terbit hingga meninggi, sekitar 15 menit setelah terbit.

Baca Juga: Mengapa Salat di Awal Waktu Lebih Afdal, Ini Dalil dan Penjelasannya

3. Ketika matahari tepat berada di atas kepala sebelum tergelincir ke barat.

4. Setelah salat Ashar hingga matahari mulai tenggelam.

5. Saat matahari mulai tenggelam hingga tenggelam sempurna.

Baca Juga: Perbedaan Salat Laki-Laki dan Perempuan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pentingnya Memahami Waktu Salat dalam Islam

Memahami waktu-waktu terlarang salat menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah. Dengan mengetahui batasan yang telah dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, umat Islam dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan shalat sunnah maupun ibadah lainnya.

Selain itu, pemahaman ini juga menunjukkan Islam mengatur ibadah secara rinci dan penuh hikmah agar umat Muslim dapat beribadah sesuai tuntunan yang benar.

Wallahua’lam bishawab

Editor : Silvina
#lima waktu #setelah ashar #setelah shubuh #salat #umat islam