PONTIANAK POST – Setelah membahas Sayyidul Istighfar, doa perlindungan, dan berbagai amalan yang dianjurkan pada pagi dan petang hari, pembahasan kali ini berlanjut pada bacaan yang meneguhkan tauhid dan memperkuat keimanan seorang Muslim.
Dalam rangkaian zikir pagi dan petang yang dijelaskan almarhum Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas di laman Almanhaj, terdapat beberapa bacaan yang menegaskan identitas seorang Muslim sebagai pengikut agama Islam dan pengamal ajaran tauhid.
Doa Meneguhkan Fitrah Islam di Waktu Pagi
Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 1)
Doa ini mengingatkan seorang Muslim bahwa dirinya berada di atas fitrah Islam, kalimat ikhlas, serta mengikuti ajaran Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallamdan Nabi Ibrahim ‘Alaihissaalam
Dibaca Pagi Hari 1 Kali
Ashbahnaa 'alaa fithratil Islaam, wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa Ibraahiima haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.
Baca Juga: Ini Bacaan Zikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Artinya (Bagian 2)
Artinya:"Di waktu pagi kami berada di atas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad SAW, dan agama ayah kami Ibrahim yang lurus, seorang Muslim, dan bukan termasuk golongan orang-orang musyrik."
Doa Meneguhkan Fitrah Islam di Waktu Sore
Sebagaimana pada pagi hari, Rasulullah juga mengajarkan doa yang dibaca ketika memasuki waktu sore.
Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa
Dibaca Sore Hari 1 Kali
Amsainaa 'alaa fithratil Islaam, wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa Ibraahiima haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.
Artinya:"Di waktu sore kami berada di atas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam, dan agama ayah kami Ibrahim yang lurus, seorang Muslim, dan bukan termasuk golongan orang-orang musyrik."
Baca Juga: Ingin Bebas dari Neraka? Bacalah Selalu Zikir Ini dan Buktikan Melalui Amal
Kalimat Tauhid yang Dianjurkan Dibaca Setiap Hari
Salah satu zikir yang paling agung adalah kalimat tauhid yang menegaskan keesaan Allah Subhanahuwata’ala. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk memperbanyak bacaan ini.
Dibaca 10 Kali atau 1 Kali pada Pagi dan Petang
Baca Juga: Kekuatan Zikir
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya:"Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala puji. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
Zikir ini merupakan bentuk pengakuan seorang hamba terhadap keesaan Allah sekaligus pengingat bahwa seluruh kekuasaan hanya berada di tangan-Nya.
Baca Juga: Ini Tujuh Amalan Berpahala Seperti Ibadah Haji yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Keutamaan Memperbanyak Kalimat Tauhid
Kalimat tauhid merupakan inti ajaran Islam. Dengan memperbanyak membacanya, seorang Muslim terus memperbarui keimanannya kepada Allah Subhanhuwata’ala.
Para ulama menjelaskan bahwa tahlil termasuk dzikir yang paling dicintai Allah karena mengandung pengagungan, penghambaan, dan pengakuan atas keesaan-Nya.
Baca Juga: Sejak Kapan Ibadah Haji Disyariatkan? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Kalimat Tauhid yang Dibaca 100 Kali Setiap Hari
Selain dibaca 10 kali atau satu kali pada pagi dan petang, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam juga menganjurkan umatnya membaca kalimat tauhid sebanyak 100 kali dalam sehari.
Dibaca Setiap Hari 100 Kali
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Baca Juga: Jangan Sampai Dilakukan, Ini Larangan Penting Saat Menjalankan Ibadah Haji
Artinya:"Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan segala puji. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
Dalam sejumlah hadis disebutkan bahwa memperbanyak bacaan tahlil menjadi sebab dihapuskannya dosa, ditinggikannya derajat, serta menjadi pelindung dari gangguan setan dengan izin Allah Subhanahuwata’ala.
Tauhid sebagai Pondasi Kehidupan Muslim
Baca Juga: Mengenal Salat Sunnah Rawatib, Ibadah Pelengkap yang Sayang Dilewatkan
Seluruh rangkaian zikir pada bagian ketiga ini berpusat pada penguatan tauhid. Seorang Muslim tidak hanya mengucapkan kalimat tauhid dengan lisannya, tetapi juga menghadirkan keyakinan tersebut dalam hati dan perbuatannya.
Dengan mengawali pagi dan mengakhiri petang menggunakan dzikir-dzikir tauhid, seorang Muslim akan senantiasa diingatkan bahwa seluruh nikmat, pertolongan, dan perlindungan hanya berasal dari Allah Subhanahuwata’ala.
Hikmah Mengamalkan Dzikir Tauhid Secara Rutin
Baca Juga: Tanda-Tanda Ibadah Ramadan Diterima, Cek Apakah Anda Mengalaminya
Membaca zikir tauhid setiap hari dapat membantu seorang Muslim menjaga keikhlasan dalam beribadah. Di tengah berbagai kesibukan dan tantangan hidup, kalimat-kalimat dzikir tersebut menjadi pengingat agar hati tetap terhubung kepada Allah Subhanahuwata’ala.
Selain itu, zikir tauhid juga menjadi sarana untuk memperkuat keyakinan, menenangkan hati, serta memperkokoh keimanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Bersambung ke Bagian Keempat
Pada bagian terakhir akan dibahas bacaan tasbih yang memiliki keutamaan besar, doa memohon ilmu yang bermanfaat dan rezeki yang baik, istighfar harian, serta dzikir penutup yang dianjurkan Rasulullah Shallalahu’alaihiwasallam untuk diamalkan setiap hari.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina