Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Islam (Bag-2) : Putus Asa saat Berdoa Bisa Jadi Penghalang

Silvina • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:22 WIB
Ilustrasi muslimah sedang berdoa
Ilustrasi muslimah sedang berdoa

 

PONTIANAK POST – Setelah memahami empat penghalang doa pada bagian pertama, umat Islam juga perlu mengetahui ada sikap hati yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, sikap tersebut dapat menjadi penyebab doa belum juga dikabulkan oleh Allah Subhanahuwata’ala.

Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih melalui laman Almanhaj menjelaskan selain keikhlasan, menjaga diri dari dosa, mempererat silaturahmi, dan mencari rezeki yang halal, ada sikap lain yang harus diperhatikan ketika berdoa. Seorang muslim juga harus memiliki kesabaran, kekhusyukan, serta keyakinan penuh ketika berdoa.

Berikut dua penghalang doa berikutnya yang patut menjadi bahan muhasabah.

Baca Juga: Penyebab Doa Belum Dikabulkan Menurut Islam (Bag-1) : Salah Satunya Karena Kurang Ikhlas

5. Tergesa-Gesa Menganggap Doa Tidak Dikabulkan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah merasa putus asa karena doa belum juga terwujud. Akibatnya, seseorang berhenti berdoa dan menganggap Allah tidak mengabulkan permohonannya.

Padahal, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda doa seorang hamba akan terus dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa dengan berkata, "Aku sudah berdoa, tetapi belum juga dikabulkan."

Baca Juga: Ustaz Hilman Fauzi Bagikan Empat Sikap yang Menjadi Jalan Menuju Surga

Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa sikap tergesa-gesa muncul ketika seseorang merasa bosan berdoa lalu meninggalkannya. Seolah-olah ia menganggap doanya sia-sia, bahkan berprasangka bahwa Allah tidak akan mengabulkan permintaannya.

Padahal, Allah Subhanahuwata’ala adalah Dzat Yang Maha Mengabulkan doa dan tidak pernah berkurang sedikit pun kekuasaan maupun karunia-Nya.

6. Berdoalah dengan Hati Khusyuk dan Penuh Keyakinan

Baca Juga: Rahasia Meraih Surga Berawal dari Ridha Allah, Simak Penjelasan dan Doanya

Penghalang berikutnya adalah berdoa dengan hati yang lalai serta tidak memiliki keyakinan kepada Allah Subhanahuwata’ala.

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam mengajarkan agar setiap muslim memohon kepada Allah dengan hati yang benar-benar hadir dan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar serta Maha Mengabulkan doa.

Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan keyakinan tersebut bukan berarti memaksa Allah harus segera mengabulkan apa yang diminta. Namun, seorang hamba harus yakin bahwa Allah memiliki sifat Maha Pemurah, Maha Mengetahui, dan Maha Kuasa sehingga tidak mungkin menyia-nyiakan doa hamba-Nya.

Baca Juga: Sayyidul Istighfar, Bacaan Istimewa yang Mengantarkan ke Surga

Sebaliknya, hati yang lalai, tidak fokus kepada Allah, atau sekadar mengucapkan doa tanpa penghayatan menjadi salah satu sebab doa kehilangan kekhusyukannya.

Hikmah di Balik Doa yang Belum Terwujud

Syaikh Al-Mubarakfuri menjelaskan bahwa doa merupakan ibadah. Karena itu, seorang muslim tidak boleh merasa jenuh meskipun keinginannya belum terpenuhi.

Baca Juga: Ingin Dapat Istana di Surga ? Baca Surah Ini 10 Kali dalam Sehari  

Boleh jadi Allah Subhanahuwata’ala menunda pengabulan doa karena waktu terbaiknya belum tiba. Bisa juga Allah menggantinya dengan pahala yang lebih besar di akhirat, atau menjauhkan hamba tersebut dari musibah yang tidak diketahuinya.

Ada pula hikmah lain, yaitu agar seorang hamba semakin rajin berdoa. Sebab Allah mencintai hamba yang terus bergantung, merendahkan diri, dan berharap hanya kepada-Nya.

Karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk tidak pernah berhenti mengetuk "pintu" rahmat Allah melalui doa.

Baca Juga: Amalkan Doa Ini Sebelum Belajar, Ustaz Adi Hidayat Sebut Membantu Memahami dan Mengingat Ilmu

Jadikan Doa sebagai Bentuk Ibadah, Bukan Sekadar Permintaan

Hakikat doa bukan semata-mata meminta sesuatu kepada Allah Subhanahuwata’ala. Doa juga merupakan bentuk ibadah yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Rabb-nya.

Karena itu, seorang muslim hendaknya terus memperbaiki adab ketika berdoa. Bersabarlah dalam menunggu jawaban Allah, hadirkan hati yang khusyuk, serta yakini bahwa setiap doa akan memperoleh balasan terbaik sesuai hikmah dan ketentuan-Nya.

Baca Juga: Jangan Mengucap Doa Buruk, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam Tegas Melarang dan Ini Penjelasannya

Dengan memahami penghalang-penghalang doa tersebut, diharapkan setiap muslim tidak hanya semakin rajin berdoa, tetapi juga terus memperbaiki diri agar doa yang dipanjatkan lebih dekat kepada pengabulan Allah Subhanahuwata’ala.

 

Editor : Silvina
penyebab belum terkabulnya doa penghalang doa tergesa-gesa saat berdoa doa belum dikabulkan putus asa