Hadis Beri Ancaman Keras bagi Orang yang Meninggalkan Salat Ashar

Silvina • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:09 WIB
Salat berjamaah di sebuah masjid
Salat berjamaah di sebuah masjid. (DOK JAWA POS) 

 

PONTIANAK POST-Salat Ashar memiliki kedudukan penting dalam hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Artikel Rumaysho yang ditulis Dr. Muhammad Abduh Tuasikal secara khusus memuat hadis mengenai ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَرَكَ صَلَاةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

Artinya:“Barang siapa meninggalkan shalat Ashar, maka amalnya telah gugur.”

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu. Menrurut Muhammad Abduh Tuasikal kata “habitha” dalam hadis tersebut bermakna pahala menjadi batal. Hadis ini menunjukkan agungnya kedudukan salat Ashar sekaligus menjadi peringatan keras agar tidak meninggalkannya.

Ashar Bersama Subuh Memiliki Keutamaan Besar

Selain ancaman ketika meninggalkannya, salat Ashar juga termasuk dua salat yang memiliki keutamaan besar bersama shalat Subuh.

Dalam hadis Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan bahwa orang yang mengerjakan dua salat pada waktu dingin akan masuk surga. Dua salat tersebut adalah Subuh dan Ashar.

Hadis lain dari Abu Zuhair ‘Umarah bin Ru’aibah radhiyallahu ‘anhu menyebutkan bahwa orang yang mengerjakan salat sebelum matahari terbit dan sebelum matahari terbenam tidak akan masuk neraka. Yang dimaksud adalah shalat Subuh dan Ashar.

Keduanya juga menjadi waktu berkumpulnya malaikat malam dan malaikat siang. Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, para malaikat datang secara bergantian dan berkumpul ketika Subuh serta Ashar.

Menjaga Subuh dan Ashar sebagai salah satu sebab mendapatkan taufik untuk melihat Allah Ta’ala di surga.

Dengan demikian,  Rumaysho menempatkan Subuh dan Ashar sebaga

Editor : Silvina
salat ashar meninggalkan salat keutamaan Ashar hadis salat subuh