Beberapa orang tua murid SDB Slamet Riyadi Sekadau panik setelah menerima telepon dari orang tak dikenal yang menyampaikan bahwa anak mereka mengalami kecelakaan.
Namun, setelah diperiksa, anak-anak mereka dalam keadaan baik-baik saja.
Ketua Komite SDB Slamet Riyadi Sekadau, Aloysius Ama Kii, mengonfirmasi bahwa informasi kecelakaan tersebut tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: [Hoaks] Beredar Uang Rupiah Baru Redenominasi Senilai 1.0
Ia mengimbau para orang tua yang mendapatkan informasi serupa agar tidak panik dan segera menghubungi pihak sekolah untuk verifikasi kebenarannya.
"Kepada aparat penegak hukum pihak sekolah berharap dapat mengungkap modus penipuan tersebut," ucapnya.
Terkait informasi bohong tersebut, Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap informasi yang beredar, terutama yang berasal dari sumber yang belum dipastikan kebenarannya. Pastikan untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi lebih lanjut," tegasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: [Prebunking] Periksa Fakta dengan Tiga Fitur Baru yang Dikembangkan Google Ini
Kapolres juga memberikan tips kepada masyarakat bagaimana menyikapi kabar kecelakaan dari orang tak dikenal lewat telepon genggam agar terhindar dari penipuan bermodus kecelakaan.
Jangan panik saat menerima kabar tentang kecelakaan, terutama melalui telepon dari orang tak dikenal.
Segera hubungi pihak sekolah atau keluarga terdekat untuk memastikan kebenaran informasi.
Laporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian jika terbukti sebagai penipuan.
Jangan mudah tergoda untuk mentransfer uang atau memberikan informasi pribadi kepada orang tak dikenal.
"Selalu berhati-hati dan waspada terhadap modus penipuan yang marak terjadi. Mari kita bersama-sama memerangi penipuan dan menjaga keamanan diri serta keluarga," jelasnya.
Ia juga menambahkan agar masyarakat bisa menghubungi Call Center terpercaya.
"Jika menerima telepon atau pesan dari orang tak dikenal menyampaikan tentang informasi kecelakaan dan sebagainya, mohon untuk konfirmasi kebenarannya dengan menghubungi Call Center Polri 110," imbaunya. (var/sya)
Editor : Syahriani Siregar