Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Emisi Karbon Turun Hampir 50% di Demplot Jagung, Gokomodo Buktikan Produktivitas dan Keberlanjutan Bisa Sejalan

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:41 WIB

Ilustrasi panen jagung program ketahanan pangan.
Ilustrasi panen jagung program ketahanan pangan.

PONTIANAK POST - Upaya menuju pertanian berkelanjutan kini mendapat bukti nyata dari Gokomodo, perusahaan agritech yang berhasil menunjukkan efisiensi tinggi dalam praktik low carbon agriculture.

Melalui pelaksanaan demplot jagung, Gokomodo tidak hanya mencatat peningkatan hasil panen hingga 108%, tetapi juga mengurangi emisi karbon hampir 50% dibandingkan sistem budidaya konvensional.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Gokomodo memperkenalkan praktik pertanian rendah emisi di tingkat petani.

Dengan memaksimalkan efisiensi penggunaan pupuk dan air melalui aplikasi tepat guna, hasil produksi tinggi kini bisa dicapai tanpa meningkatkan beban lingkungan.

Dalam pelaksanaan demplot, tim teknis Gokomodo turut mendampingi petani secara langsung, memberikan perlakuan berupa pemupukan berimbang, teknik tanam efisien, dan metode irigasi yang ramah lingkungan.

“Kami ingin membuktikan bahwa produktivitas dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Pertanian yang berkelanjutan bukan hanya menguntungkan petani, tetapi juga menjaga lingkungan,” ujar Witny Virgiany Tanod, Chief of Corporate Affairs Gokomodo.

Witny menjelaskan, capaian pengurangan emisi hampir 50% merupakan hasil dari kombinasi inovasi aplikasi pupuk presisi dan pengelolaan air efisien.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi dan praktik pertanian cerdas dapat meningkatkan hasil sekaligus menekan jejak karbon secara signifikan.

Keberhasilan demplot ini diharapkan menjadi model penerapan pertanian cerdas iklim (climate-smart agriculture) di berbagai wilayah Indonesia. Gokomodo menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa guna mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transisi menuju ekonomi hijau yang lebih berkelanjutan. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#gokomondo #panen #jagung #Emisi