PONTIANAK POST - Kebiasaan mengelola uang tidak muncul begitu saja ketika seseorang dewasa. Karena itu, mengenalkan konsep menabung sejak anak masih kecil menjadi langkah sederhana yang bisa memberi dampak panjang bagi masa depan mereka.
Perencana keuangan sekaligus Duta Literasi Keuangan Syariah OJK, Rista Zwestika, menilai usia 4–5 tahun merupakan waktu ideal untuk mulai mengenalkan konsep uang kepada anak.
Pada usia tersebut, anak biasanya sudah mulai memahami hitungan sederhana.
’’Saat anak mulai bisa berhitung sederhana, orang tua bisa bisa mengenalkan konsep uang dan menabung dengan cara yang fun. Misalnya menggunakan celengan,’’ jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Tips Menabung Haji untuk Anak Muda dengan Penghasilan Terbatas
Menurut Rista, tujuan utama mengajarkan anak menabung bukan semata-mata agar mereka memiliki banyak uang. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan sehat sekaligus membentuk pondasi literasi finansial sejak dini.
’’Anak belajar bahwa uang ada nilainya, tujuan, dan proses untuk mencapainya,’’ lanjut perempuan 43 tahun itu.
Pengenalan menabung juga sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai usia anak. Untuk anak TK, orang tua dapat memberi contoh sederhana, seperti membeli buku cerita dari hasil menabung.
Saat memasuki usia SD, anak mulai bisa dikenalkan pada konsep prioritas dan tujuan keuangan. Misalnya dengan menyisihkan Rp5.000 per minggu untuk kebutuhan hobi atau barang yang diinginkan.
Baca Juga: Ini Cara Cerdas Menabung untuk Dana Kuliah Anak Tanpa Beban Berat
Sementara itu, anak SMP mulai dapat memahami konsep opportunity cost. Mereka bisa belajar bahwa jika seluruh uang jajan dihabiskan, tabungan menjadi kosong dan tujuan keuangan sulit tercapai.
’’Tahapan ini membuat anak lebih mudah memahami bahwa menabung bukan sekadar menahan diri, tapi tentang membuat pilihan dan perencanaan,’’ lanjutnya.
Melalui proses bertahap tersebut, anak tidak hanya belajar menyimpan uang, tetapi juga memahami cara mengambil keputusan sederhana terkait kebutuhan dan keinginan. (*)
Editor : Chairunnisya