Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kalimantan Kembali Terang, PLN Pulihkan Sistem Listrik Usai Gangguan Pembangkit

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 14 Juli 2026 | 23:35 WIB
BEROPERASI PENUH: PLTU Parit Baru Site Bengkayang Beroperasi sejak Juli. Satu PLTU dengan daya mampu 50 MW bisa melistriki 45.000 pelanggan rumah tangga dengan daya tersambung per pelanggan 1300 VA. PLN UIP UNTUK PONTIANAK POST 
PLTU Parit Baru Site Bengkayang

 

PONTIANAK POST – Sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan kembali beroperasi normal setelah proses perbaikan sejumlah unit pembangkit yang mengalami gangguan selesai dilakukan. Pemulihan tersebut mengakhiri kebijakan pengaturan beban yang sebelumnya diterapkan secara terbatas untuk menjaga kestabilan pasokan listrik, termasuk di Kalimantan Barat.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan kemampuan pasok daya terus membaik, sementara PLN UID Kalimantan Barat menyatakan pemadaman akibat manajemen beban sudah dihentikan setelah kapasitas pembangkit kembali meningkat.

Perbaikan Pembangkit Pulihkan Pasokan Listrik

General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono mengatakan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan telah memasuki tahap normal setelah perbaikan unit pembangkit yang sebelumnya terganggu berhasil diselesaikan.

“Alhamdulillah dengan membaiknya kondisi sistem, pengaturan beban yang sebelumnya diberlakukan secara terbatas telah dihentikan dan sistem kelistrikan kembali beroperasi secara normal,” ujar Iwan.

Menurutnya, pemulihan sistem menjadi langkah penting agar aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan dunia usaha kembali didukung pasokan listrik yang lebih stabil.

Kalbar Hentikan Manajemen Beban Setelah PLTU Pulih

Di Kalimantan Barat, PLN sebelumnya menerapkan manajemen beban secara terbatas menyusul gangguan pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

General Manager PLN UID Kalimantan Barat Maria G.I. Gunawan menjelaskan, perbaikan kebocoran boiler pada unit PLTU telah selesai sehingga kemampuan pembangkit kembali meningkat.

“Dengan membaiknya kemampuan pasok daya, maka manajemen beban secara terbatas dan terukur yang berdampak pada pemadaman aliran listrik pelanggan sudah tidak diberlakukan lagi,” katanya.

Kebijakan manajemen beban sebelumnya dilakukan sebagai langkah menjaga keseimbangan antara kemampuan pasokan pembangkit dan kebutuhan listrik pelanggan selama proses perbaikan berlangsung.

PLN Pantau Pembangkit untuk Cegah Gangguan Berulang

Meski sistem telah kembali normal, PLN memastikan pemantauan terhadap seluruh infrastruktur kelistrikan tetap dilakukan secara intensif.

Pengawasan mencakup kondisi pembangkit, jaringan transmisi, hingga sistem distribusi untuk menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Kalimantan.

Iwan mengatakan optimalisasi operasional pembangkit terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat Sistem Interkoneksi Kalimantan.

“Kami melakukan pemantauan dan optimalisasi unit pembangkit agar kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Pengalaman Pemadaman Jadi Evaluasi Keandalan Sistem

Pemulihan sistem kelistrikan menjadi perhatian masyarakat setelah gangguan pembangkit sebelumnya menyebabkan pengaturan beban di sejumlah wilayah Kalimantan.

Bagi pelanggan, keandalan listrik tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, layanan kesehatan, pendidikan, hingga operasional dunia usaha.

Karena itu, peningkatan kesiapan pembangkit dan jaringan menjadi faktor penting agar gangguan serupa dapat diminimalkan.

PLN Buka Kanal Pengaduan Pelanggan

PLN mengimbau masyarakat yang masih mengalami gangguan kelistrikan di wilayah masing-masing agar segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Setiap laporan akan ditindaklanjuti petugas untuk memastikan kondisi jaringan di lapangan.

PLN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan media yang mendukung proses pemulihan sistem kelistrikan. (ant)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
pemulihan listrik Kalimantan gangguan PLTU Kalbar sistem interkoneksi Kalimantan pasokan listrik normal PLN UID Kalbar