Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pemerintah Siapkan Rp300 Triliun untuk Pembiayaan UMKM, Penyaluran KUR Sudah Capai Rp167 Triliun

Uray Ronald • Jumat, 17 Juli 2026 | 22:30 WIB
Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza saat memberikan keterangan usai membuka Kumitra di Teras Malioboro Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam. (Antara)
Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza saat memberikan keterangan usai membuka Kumitra di Teras Malioboro Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam. (Antara)

 

PONTIANAK POST – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Helvi Yuni Moraza menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp300 triliun untuk mempermudah akses pembiayaan pelaku UMKM melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Juli 2026, penyaluran KUR telah mencapai Rp167 triliun atau hampir 60 persen dari total anggaran yang disiapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Helvi usai membuka program Kumitra (Kemudahan Usaha dengan Kemitraan) di Teras Malioboro, Yogyakarta, Jumat malam. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap penguatan sektor UMKM, salah satunya melalui kemudahan memperoleh akses permodalan.

"Karena ini adalah yang dirancang pemerintah, nah khusus untuk pembiayaan kita menyiapkan lebih kurang Rp300 triliun untuk kemudahan pembiayaan UMKM dengan skema kredit KUR (Kredit Usaha Rakyat)," katanya dilansir Antara, Jumat (17/7).

Baca Juga: Wali Kota: Lebih dari 72 Persen Pelaku UMKM Pontianak adalah Perempuan

Penyaluran KUR Hampir Capai 60 Persen

Helvi menjelaskan, realisasi penyaluran KUR hingga pertengahan 2026 telah mencapai Rp167 triliun yang disalurkan kepada pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah.

"Update per Juli sudah terserap Rp167 triliun, artinya sudah mencapai hampir 60 persen. Inilah kenapa kami terus mengadakan kegiatan seperti ini dan juga dibantu Himbara (Himpunan Bank Negara), bank swasta nasional, pegiat online," katanya.

Pembiayaan tersebut telah disalurkan kepada sekitar 2,5 juta debitur UMKM di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: DPR Soroti Rp30 Triliun KUR Belum Tersalurkan, Desak Kementerian UMKM Berikan Penjelasan

Penyaluran Pembiayaan Tetap Dipantau

Helvi menegaskan pemerintah akan terus memantau penyaluran pembiayaan melalui perbankan mitra agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.

Selain akses modal, pemerintah juga mempermudah proses perizinan usaha tanpa memungut biaya sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM.

"Dan untuk kemudahan kita fasilitasi pengurusan perizinan berupa kemudahan dengan tidak memungut biaya, jadi perhatian Pak Prabowo itu begitu besar terhadap UMKM, termasuk bagaimana membuka akses pasar," katanya.

Program Kumitra Dorong UMKM Naik Kelas

Helvi mengatakan program Kumitra dirancang untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui pendampingan, penguatan kemitraan, serta membantu pelaku usaha berkembang sesuai skala usahanya.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kementerian UMKM menciptakan wirausaha baru sekaligus menjaga keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Nah, salah satu dari program itu adalah Kumitra ini, dalam hal ini sesuai dengan penugasan, kami Kementerian UMKM harus menjaga pertumbuhan UMKM itu dengan menciptakan wirausaha baru, kemudian memfasilitasi sesuai besaran usahanya," katanya.

Pemerintah berharap kemudahan akses pembiayaan, pendampingan, serta perluasan kemitraan dapat memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Uray Ronald
Sumber : Antara
Pembiayaan UMKM KUR 2026 Helvi Yuni Moraza program Kumitra kementerian umkm