PONTIANAK POST- Produk camilan buatan Indonesia mulai mendapat tempat di pasar Arab Saudi. Melalui ekspor perdana senilai 16.045 dolar AS atau sekitar Rp288,81 juta, pemerintah berharap semakin banyak produk makanan olahan dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Fajarini Puntodewi mengatakan, ekspor perdana produk PT Cipta Rasa Food tersebut merupakan hasil pendampingan pemerintah melalui program penjajakan bisnis (business matching) yang difasilitasi Atase Perdagangan (Atdag) RI di Riyadh.
"Pelepasan ekspor perdana produk camilan ini ke Arab Saudi menunjukkan kualitas produk Indonesia yang sudah memenuhi standar global. Harapan kami, makin banyak pelaku usaha Indonesia yang dapat segera menyusul," ujar Puntodewi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Produk Indonesia Makin Dilirik
Atase Perdagangan RI di Riyadh Zulvri Yenni mengatakan, pasar Arab Saudi masih terbuka lebar bagi berbagai produk asal Indonesia. Menurut dia, keberhasilan ekspor camilan tersebut membuktikan kualitas produk nasional mampu memenuhi standar yang dipersyaratkan di negara tujuan.
"Ekspor produk camilan ini makin menunjukkan produk Indonesia telah sesuai standar global dan diterima di pasar Arab Saudi. Kami optimistis lebih banyak produk-produk Indonesia dapat menembus pasar Arab Saudi," ujar Zulvri.
Nilai Perdagangan Terus Tumbuh
Data Kementerian Perdagangan mencatat nilai perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi mencapai 2,83 miliar dolar AS pada Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia ke Arab Saudi mencapai 1,02 miliar dolar AS.
Sementara itu, sepanjang 2025 nilai perdagangan kedua negara tercatat sebesar 6,53 miliar dolar AS. Adapun nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi mencapai 2,88 miliar dolar AS.
Komoditas utama yang diekspor Indonesia ke Arab Saudi meliputi kendaraan beserta komponennya, lemak dan minyak hewani atau nabati, kapal laut, berbagai makanan olahan, serta kayu dan produk turunannya.
Sedangkan komoditas yang diimpor Indonesia dari Arab Saudi antara lain garam, belerang, kapur, plastik dan produk plastik, bahan kimia organik, berbagai produk kimia, serta buah-buahan. (ant)
Editor : Basilius Andreas GasSumber : Antara