Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apindo Minta Pemerintah Cegah Pengangguran Makin Bertambah

A
Ilustrasi pengangguran.
Ilustrasi pengangguran.

Advertisement

 

PONTIANAK POST – Apindo menilai penciptaan lapangan kerja saja belum cukup untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan nasional. Dunia usaha membutuhkan iklim usaha yang kondusif agar investasi terus tumbuh, industri berkembang, dan mampu menciptakan pekerjaan yang produktif, berkualitas, serta berkelanjutan di tengah tekanan ekonomi global.

Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani mengatakan, upaya menekan pemutusan hubungan kerja (PHK) seharusnya dimulai dari penyelesaian persoalan di hulu, bukan hanya ketika gelombang PHK sudah terjadi.

Advertisement

Menurut Shinta, PHK merupakan konsekuensi dari berbagai persoalan yang telah lama membebani dunia usaha, mulai dari regulasi yang belum efisien hingga tingginya biaya operasional.

"Kita tidak boleh hanya sibuk berdebat di hilir. Kita harus berani memperbaiki persoalan hulunya. Setiap hambatan berusaha yang tidak terselesaikan akan memutus multiplier effect yang seharusnya menciptakan investasi, menggerakkan produksi, dan membuka lapangan kerja," ujarnya, Rabu (5/8).

Ia menegaskan, tanpa pembenahan iklim investasi, upaya menjaga stabilitas ketenagakerjaan akan sulit memberikan hasil yang berkelanjutan.

Advertisement

Pengangguran Usia Muda Masih Mendominasi

Apindo mencatat tantangan ketenagakerjaan semakin kompleks karena sekitar 67 persen pengangguran berasal dari kelompok usia muda yang didominasi Generasi Z.

Di sisi lain, hampir 60 persen tenaga kerja Indonesia masih bekerja di sektor informal dengan tingkat kepastian pendapatan yang relatif rendah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan jumlah pekerjaan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan kesempatan kerja yang tersedia.

Untuk memperluas kesempatan kerja, Apindo mendorong pemerintah mempercepat pembenahan ekosistem usaha.

Advertisement

Artikel Terkait

Pengangguran Turun Jadi 4,65 Persen, 7,22 Juta Orang Masih Menganggur: Cukupkah untuk Hidup Layak?

Pengangguran Turun Jadi 4,65 Persen, 7,22 Juta Orang Masih Menganggur: Cukupkah untuk Hidup Layak?

Angka pengangguran turun ke 4,65 persen, 7,22 juta orang masih menganggur. Simak data upah buruh dan tantangan hidup layak bagi Indonesia.

Apindo Minta Pemerintah Tunda Wajib Halal, BPJPH Siapkan Sanksi hingga Penarikan Produk

Apindo Minta Pemerintah Tunda Wajib Halal, BPJPH Siapkan Sanksi hingga Penarikan Produk

Apindo meminta wajib halal 18 Oktober ditunda karena rantai pasok belum siap. BPJPH menolak dan menyiapkan sanksi bertahap.

Rupiah Tembus Rp17.530 per Dolar AS, Apindo Pontianak Ingatkan Daya Beli Menurun

Rupiah Tembus Rp17.530 per Dolar AS, Apindo Pontianak Ingatkan Daya Beli Menurun

Rupiah tembus Rp17.530 per dolar AS, Apindo Pontianak ingatkan ancaman turunnya daya beli masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer