Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Tompi Resmi Keluar dari WAMI, Ogah Kutip Royalti Sampai Ada Kejelasan

Budi Miank • Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:12 WIB
Tompi memilih keluar dari WAMI karena kecewa pada sistem royalti.
Tompi memilih keluar dari WAMI karena kecewa pada sistem royalti.

PONTIANAK POST – Penyanyi sekaligus dokter bedah plastik, Tompi, menyatakan mundur dari keanggotaan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) setelah mengaku kecewa dengan ketidakjelasan sistem pembagian royalti, terutama dari konser musik.

Melalui unggahan Instagram pada Selasa, 12 Agustus 2025, Tompi mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama mempertanyakan transparansi perhitungan royalti oleh LMK, termasuk bersama mendiang Glenn Fredly semasa hidup.

“Dulu sama Glenn saya beberapa kali diskusi tentang LMK ngutip dan ngebagi royalti dari konser. Belum pernah puas dan jelas dengan jawaban dari semua yang pernah saya tanyai,” tulis Tompi.

Ia menyatakan tidak pernah mendapat penjelasan masuk akal dari pihak LMK mengenai dasar perhitungan royalti dan mekanisme pembagiannya.

“Emang ngitungnya gimana? Ngebaginya atas dasar apa?” lanjutnya.

Tompi memutuskan secara resmi keluar dari WAMI per Senin, 11 Agustus 2025, melalui perantara manajernya. Ia menilai situasi manajemen royalti justru semakin tidak transparan.

“Jawaban yang nggak masuk akal sehat saya, dan semakin ke sini kok semakin kisruh aja,” ujarnya.

“Jadi, saya sudah minta manajer saya untuk keluar dari @wami.id.”

Tak hanya mundur, pelantun “Ramadhan Datang” itu juga menyatakan tidak akan menagih royalti dari lagu-lagunya yang dibawakan di berbagai panggung musik, hingga polemik ini memiliki kejelasan.

“Silakan nyanyikan lagu-lagu saya di konser, kafe, atau panggung manapun. Saya nggak akan ngutip apapun sampai pengumuman selanjutnya,” tulisnya.

Langkah Tompi ini mempertegas kegelisahan sejumlah musisi terhadap transparansi pengelolaan royalti oleh LMK.

Sebelumnya, Ari Lasso juga mengkritik WAMI karena hanya menerima sekitar Rp700 ribu dari penggunaan lagunya, yang nilainya jauh dari ekspektasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak WAMI belum memberikan pernyataan resmi terkait mundurnya Tompi maupun tuntutan transparansi dari sejumlah musisi.(*)

Editor : Budi Miank
#WAMI #indonesia #tompi #royalti #musisi