PONTIANAK POST – Industri film Tanah Air kembali menyuguhkan drama romantis dengan hadirnya Yakin Nikah. Karya produksi Adhya Pictures ini dijadwalkan rilis serentak di bioskop mulai 9 Oktober 2025.
Film arahan sutradara Pritagita Arianegara diproduseri oleh Shierly Kosasih dan Ervina Isleyen, dengan naskah yang ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk, Sigit Sulistyo, serta Erwin Wu. Ceritanya berfokus pada tokoh Niken (Enzy Storia), perempuan yang dihantui pertanyaan sederhana namun sarat tekanan sosial: “Kapan nikah?”
Niken digambarkan harus menghadapi masa lalu, tuntutan keluarga, ekspektasi sosial, hingga impian pribadinya. Konflik memuncak ketika sang kekasih melamarnya, sementara mantan yang lama menghilang tiba-tiba kembali hadir.
Film ini tidak hanya menawarkan kisah romantis, tetapi juga menggambarkan kompleksitas hubungan modern dengan nuansa kocak, canggung, hingga emosional.
Pernyataan ikonik “Kalau bisa nikah itu cuma sekali, makanya memilihnya harus benar-benar” menjadi refleksi utama perjalanan Niken.
Selain Enzy Storia, Yakin Nikah menghadirkan Maxime Bouttier, Jourdy Pranata, Amanda Rigby, Tora Sudiro, Ersa Mayori, Agnes Naomi, Lukman Sardi, Arya Vasco, Nadine Emanuella, dan Izabel Jahja.
Nama-nama lain seperti Mike Lucock, Jerome Kurnia, Indian Akbar, Agung Karmalogy, Tubagus Ali, Dul Jaelani, serta Tissa Biani ikut memperkuat jajaran pemain. Perpaduan aktor senior dan talenta muda ini diharapkan memberi dinamika natural di layar.
Lebih dari sekadar drama cinta, film ini menyinggung isu nyata di masyarakat, seperti tekanan menikah di usia tertentu, stigma “adik tidak boleh mendahului kakak”, serta pandangan tentang pernikahan ideal.
Menurut Pritagita, setiap orang memiliki jalan hidup berbeda, sehingga tak ada jawaban mutlak kapan waktu yang tepat untuk menikah.
Produser Shierly Kosasih menambahkan, banyak orang membayangkan pernikahan sebagai momen bahagia, namun proses menuju ke sana justru penuh drama. Hal itu dikemas dengan sentuhan humor dan nuansa kekeluargaan hangat.
Poster resmi film menampilkan Niken diapit dua pria yang mewakili masa lalu dan masa kini, menegaskan dilema besar yang dihadapinya.
Dari sisi teknis, film ini menghadirkan sinematografi modern, tata suara detail, dan pengaturan adegan yang dirancang untuk memperkuat dinamika cerita.
Promosi dilakukan lewat berbagai platform digital, seperti Instagram, TikTok, YouTube, Twitter, dan Facebook, untuk menjangkau penonton muda sekaligus memperkuat posisi di pasar hiburan.
Secara keseluruhan, Yakin Nikah bukan hanya drama romantis, tetapi juga refleksi sosial tentang pernikahan, keluarga, dan pencarian kebahagiaan. Perpaduan romansa, konflik, humor, dan isu sehari-hari membuatnya relevan bagi berbagai kalangan. (*)
Editor : Miftahul Khair