PONTIANAK POST - Youtuber Reza Arap Oktovian akhirnya buka suara atas kematian kekasihnya, Lula Lahfah (26), yang ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Namun di tengah duka mendalam, Reza justru meminta publik berhenti memusatkan simpati kepadanya dan mengalihkan perhatian kepada keluarga almarhumah, sementara polisi mengungkap kronologi kematian melalui rekaman CCTV.
Dalam unggahan di akun media sosial X, Reza Arap mengaku terpukul dan hancur atas kepergian Lula. Meski demikian, ia meminta publik tidak memproyeksikan kesedihan kepadanya secara berlebihan.
“Kesampingkan apa yang kalian proyeksikan tentang apa yang gua rasakan, dan fokus ke keluarga dan sahabat-sahabat almarhumah,” tulis Reza Arap.
Ia mengakui kehilangan Lula menjadi pukulan berat, namun memilih memulihkan diri secara pribadi seiring berjalannya waktu.
“Bohong kalau gua bilang gua tidak lemah dan hancur. Tapi biarkan gua fokus sama diri gua sendiri sampai nanti ada saatnya gua butuh kalian,” ungkapnya.
Reza menegaskan bahwa pihak yang paling pantas mendapatkan dukungan adalah keluarga dan sahabat dekat Lula yang telah membersamainya selama bertahun-tahun, bukan dirinya yang baru menjalin kebersamaan dalam waktu relatif singkat.
“Tidak ada yang lebih layak untuk mendapatkan dukungan dari segala bentuk duka selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang sudah menemani almarhumah selama bertahun-tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan membeberkan kronologi terungkapnya kematian Lula Lahfah di apartemennya pada Jumat (23/1). Kematian Lula diketahui setelah asistennya curiga karena tidak ada aktivitas sepanjang hari dan meminta pihak apartemen membuka kamar yang terkunci dari dalam.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, salah satu saksi kemudian menghubungi Reza Arap untuk mengabarkan kondisi Lula yang tergeletak di dalam kamar.
Reza Arap lalu meminta asistennya, berinisial C, mencari dokter untuk memastikan kondisi Lula.
“Saudara RA meminta Saudari C mencarikan dokter untuk memastikan kondisi Saudari LL,” kata Iskandarsyah dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Polisi juga menampilkan rekaman CCTV lift apartemen yang memperlihatkan Reza Arap tiba bersama dokter pada pukul 19.21 WIB menuju kamar Lula Lahfah.
“Di CCTV terlihat Saudara RA hadir bersama tim dokter untuk mengecek kondisi Saudari LL,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Lula Lahfah diketahui memiliki riwayat sakit lambung dan infeksi saluran kemih sebelum meninggal dunia. Jenazah Lula dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1), dengan dihadiri keluarga serta sejumlah sahabat. (jpc)
Editor : Hanif