PONTIANAK POST - Film Timur, film laga terbaru garapan Iko Uwais ini tak hanya mengandalkan aksi laga dan ketegangan.
Produser eksekutif Nagita Slavina menilai film tersebut juga menyimpan drama emosional yang kuat dan unsur edukasi sejarah.
Nagita mengaku tertarik terlibat dalam proyek tersebut karena melihat Timur berbeda dari kebanyakan film laga Indonesia.
Menurutnya, film ini mampu memadukan aksi, drama, dan ketegangan dalam satu cerita.
Baca Juga: Film Timur Sajikan Drama Persahabatan Lama di Tengah Misi Penyelamatan Mematikan
“Film seperti ini jarang banget di Indonesia. Aku suka karena di balik adegan berantem, tetap ada drama. Deg-degan kayak nonton horor, tapi seru. Aksinya juga wow banget. Jadi, Insya Allah semua orang bisa menikmati,” papar Nagita, dikutip dari Jawapos.
Film ini mengambil latar tahun 1990-an dan terinspirasi dari sejarah. Namun, Iko Uwais sebagai sutradara memastikan cerita yang diangkat tetap berfokus pada sisi kemanusiaan.
Selain menampilkan operasi penyelamatan sandera di Papua Tengah, film ini juga membawa penonton pada konflik batin, persahabatan lama, hingga luka masa lalu yang belum selesai.
Nagita menilai unsur sejarah dalam film tersebut juga dapat menjadi media edukasi bagi penonton, tanpa menghilangkan unsur hiburan dan ketegangan khas film laga. (*)
Editor : Chairunnisya