PONTIANAK POST - Kasus kekerasan seksual tak hanya meninggalkan luka saat peristiwa terjadi. Korban juga kerap kembali menghadapi tekanan ketika menjalani pemeriksaan hingga proses pengadilan.
Dari situ, serial Korea Honour menghadirkan cerita tentang tiga perempuan yang memilih berdiri di sisi korban dan memperjuangkan keadilan di tengah sistem yang tidak mudah ditembus.
Tiga Sahabat Dirikan Firma Hukum untuk Korban
YOON Ra-young (Lee Nayoung), Kang Shin-jae (Jung Eun-chae), dan Hwang Hyun-jin (Lee Chung-ah) merupakan tiga sahabat yang sudah bersama sejak sekolah.
Baca Juga: Remaja dan AI: Drama Esok Tanpa Ibu Menyoroti Kehilangan dan Teknologi Masa Kini
Kini, mereka menjadi pengacara dan mendirikan firma hukum Listen & Join.
Firma hukum tersebut fokus mendampingi perempuan korban kejahatan seksual dengan prinsip keadilan dan solidaritas bagi korban.
Dalam salah satu kasus, mereka mendampingi seorang siswi SMA korban kekerasan seksual.
Dari kasus itu, ketiganya menemukan jaringan prostitusi besar yang melibatkan orang-orang berkuasa dan berpotensi mengguncang Korea Selatan.
Baca Juga: Drama Korea Unmasked: Investigasi Penuh Misteri dan Komedi yang Menggigit
Ancaman Besar Menghadang Perjuangan Mereka
Perjuangan Ra-young, Shin-jae, dan Hyun-jin tidak berjalan mudah. Jaringan prostitusi yang mereka hadapi begitu besar, terstruktur, dan penuh kekuasaan.
Banyak pihak berusaha menghalangi langkah mereka. Bahkan, nyawa ketiga pengacara itu beberapa kali terancam.
Di tengah usaha melawan kejahatan seksual, masa lalu kelam juga membayangi mereka. Sebuah rahasia 20 tahun lalu perlahan terungkap dan mengancam keselamatan serta karier mereka.
Namun, tekanan itu justru membuat solidaritas mereka semakin kuat. Ketiganya terus memperjuangkan korban dengan kemampuan dan kecerdasan masing-masing.
Drama Hukum dengan Sorotan Isu Gender
Honour merupakan serial Korea adaptasi dari serial televisi Swedia Heder (2019).
Bergenre drama hukum, serial ini menyorot isu gender dan kekerasan seksual terhadap perempuan di negara dengan budaya patriarki kuat.
Baca Juga: Drama IDOL I Tampilkan Sisi Gelap Dunia Idola KPop
Bukan hanya korban yang mendapat tekanan. Ketiga pengacara perempuan itu juga menghadapi beban ganda karena bekerja di bidang hukum dan kekuasaan yang didominasi laki-laki patriarkal.
Masing-masing karakter utama memiliki kekuatan berbeda yang saling melengkapi.
Ra-young tampil dengan logika dan ketegasannya. Shin-jae memiliki kharisma serta pengaruh besar sebagai CEO Listen & Join. Sementara Hyun-jin dikenal bertekad kuat dan berhati besar.
Persahabatan Jadi Penyeimbang Cerita Intens
Setiap episode Honour dirancang penuh misteri dan ketegangan. Saat para pengacara menemukan petunjuk baru, ancaman dan teror lain terus muncul.
Baca Juga: Nana Bakal Bintangi Drama Baru Ma Theresa, Jadi Psikolog Kriminal Jenius
Namun di balik cerita hukum yang intens, serial ini juga menghadirkan hubungan persahabatan yang hangat.
Ketiga sahabat itu saling menjadi tempat berbagi cerita di tengah masalah pribadi, urusan keluarga, dan tekanan pekerjaan.
Sutradara Park Gun-ho menjelaskan bahwa Honour menggabungkan thriller psikologis dan misteri. Penonton diajak menyaksikan pergulatan batin karakter sekaligus mengikuti pemecahan kasus.
’’Saat memberi sentuhan khas Korea, aku mencoba untuk tidak terlalu fokus pada kasus saja. Aku juga menyorot kuatnya persahabatan para karakter utama yang sudah terjalin selama 20 tahun,’’ papar Gun-ho, dikutip dari YouTube K-Culture NOW. (*)
Editor : Chairunnisya