Yo Nguan Cua, Ketua PSMTI Kalbar mengatakan bahwa acara ini dapat terselenggara berkat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan organisasi Tionghoa di Kalbar antara lain Ai Xin, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN), Majelis Adat dan Budaya Tionghoa (MABT), Perhimpunan Teochew Kalbar, Yayasan Sosial Adat Budaya Tionghoa Kalbar, PTK Indonesia Kalbar, Panitia Cap Go Meh dan Yayasan Marga Yo.
Sebanyak 600 orang hadir dalam acara tersebut, terdiri dari berbagai elemen masyarakat, baik dari instansi pemerintahan maupun swasta dan masyarakat umum yang berasal dari Pontianak maupun di luar Kota Pontianak.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Provinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan izin kepada kami untuk memakai pendopo ini dan fasilitas yang ada dalam menyelenggarakan acara pada malam hari ini," ujar Yo Nguan Ca pada saat acara.
Adapun tema acara ini adalah “Bahwa di empat penjuru samudra kita semua adalah bersaudara”.
Empat penjuru samudra artinya arah mata angin Utara, Selatan, Barat dan Timur yang merujuk kepada wilayah negara kesatuan Republik Indonesia dan jika diterapkan di Provinsi Kalimantan Barat, maka itu dapat diartikan sebagai kita bersatu tanpa memandang perbedaan karena kita semua bersaudara.
"Bapak dan Ibu serta hadirin yang kami hormati, marilah kita bergandengan tangan dan bersatu membangun bangsa kita Indonesia sesuai dengan bidang karya kita masing-masing sehingga bisa menuju ke arah pembangunan yang lebih baik dan sejahtera bagi kita semuanya," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat, Harisson juga menyambut baik acara yang diselenggarakan. Harisson berpesan agar masyarakat Kalbar juga bisa bersatu membangun bangsa melalui momen Hari Raya Imlek. (sya)
Editor : Syahriani Siregar