PONTIANAK POST - Komunitas Insan Bahagia (Xing Fu) membagikan bantuan biaya berobat kepada warga yang sedang sakit, Minggu (20/7). Tim Sosial didampingi Ketua, Pengawas Johnny Yuwandi dan Lim Ek An.
Ketua Xing Fu, Yap Cie Hun, mengatakan bahwa komunitas ini terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, melalui kegiatan bakti sosial baksos ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan memberikan harapan bagi para penerima manfaat.
"Semoga kebaikan ini dapat terus tersebar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," ujar Yap Cie Hun.
Komunitas yang memiliki visi misi menghimpun kasih, berbagi kasih dengan setulus hati ini memiliki keprihatinan banyaknya warga yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama untuk berobat.
"Kami masih tetap fokus membantu biaya berobat untuk masyarakat tidak mampu. Kadang jika ada kelebihan, kami juga memberikan dalam bentuk sembako di hari raya agama," katanya.
Bantuan biaya pengobatan juga diberikan kepada Tiat Hon (61 tahun) yang sedang dirawat di RSUD Soedarso karena menderita kanker kantong kemih dan gagal ginjal. Bantuan langsung diberikan ke pasien, atas rekomendasi dari Asin.
Bantuan juga disalurkan kepada Sri Apriyanti (44 tahun) yang menderita tumor ovarium rahim. Bantuan langsung diberikan ke pasien di rumahnya, atas rekomendasi dari Lim Yong Hien.
Tim kemudian menjumpai Lo Sin Hak (76 tahun) yang menderita kanker hati. Bantuan langsung diberikan ke pasien di rumahnya Jalan Martadinata nomor 1, atas rekomendasi dari Simon Sucipto dan Andi Chai.
Pada Minggu (13/7), komunitas ini juga ada memberikan bantuan biaya pengobatan kepada Ryu (1 tahun) yang tengah dirawat di ruang ICU anak RS Antonius, karena menderita meningitis (radang selaput otak). Bantuan langsung diberikan ke orangtuanya, atas rekomendasi dari Eddy Johan dan Soviawati.
Selaim itu, bantuan juga diberikan kepada Kang Gwe Chiu (80 tahun) yang dirawat di RS Kharitas Bhakti karena menderita gagal ginjal. Bantuan langsung diberikan ke pasien, atas rekomendasi dari Tiak Tong. (mrd)
Editor : Hanif