Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Merayakan Sumpah Pemuda dengan Kreativitas: Sentuh Hati Anak Muda Lewat Andai Ibu Bisa Terbang

Idil Aqsa Akbary • Sabtu, 1 November 2025 | 12:01 WIB
FILM : Suasana pemutaran film pendek “Andai Ibu Bisa Terbang” di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar. Film karya anak muda Kalbar ini menjadi bagian dari program Gema Emas 2045 yang digagas Disporapar
FILM : Suasana pemutaran film pendek “Andai Ibu Bisa Terbang” di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar. Film karya anak muda Kalbar ini menjadi bagian dari program Gema Emas 2045 yang digagas Disporapar

Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini di Kalbar. Tak sekadar upacara atau seremoni, momentum bersejarah itu diwarnai lahirnya karya kreatif anak muda Kalbar berupa film pendek berjudul Andai Ibu Bisa Terbang.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

Film berdurasi sekitar 20 menit ini resmi ditayangkan perdana di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu (26/10), bertepatan dengan kegiatan Sosialisasi Program Gerakan Pemuda Sehat Menuju Indonesia Emas 2045 yang diinisiasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kalbar.

Program Gema Emas 2045 bertujuan menggerakkan generasi muda agar lebih peduli terhadap kesehatan fisik dan mental, dua aspek penting dalam mewujudkan Indonesia tangguh dan produktif di tahun 2045.

Film Andai Ibu Bisa Terbang menghadirkan kisah sederhana namun sarat makna. Ceritanya menggambarkan perjuangan seorang anak muda yang berjuang di tengah tekanan hidup, dan benturan antara impian serta kenyataan.

Di balik kisah personal itu tersimpan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali diri sendiri, serta menghargai perjuangan seorang ibu.

Kepala Disporapar Kalbar, Windy Prihastari, selaku penanggung jawab produksi, menyebut film tersebut sebagai bukti nyata potensi besar generasi muda Kalbar di dunia kreatif.

“Film ini membuktikan bahwa anak muda Kalbar mampu berkarya di bidang perfilman. Harapannya, karya ini menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lainnya untuk terus berkreasi, dan berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Windy menambahkan, sektor kepemudaan dan kreativitas harus berjalan beriringan. “Kami ingin generasi muda Kalbar tak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga mampu menyalurkan ide, dan energinya dalam karya nyata yang membawa pesan positif,” katanya.

Film ini digarap oleh tim kreatif anak-anak muda Kalbar, mulai dari penulis naskah, sutradara, hingga pemeran utama. Semua proses dilakukan secara gotong royong dengan keterbatasan fasilitas. Namun, hasilnya justru mampu menggugah emosi penonton.

Beberapa penonton mengaku terharu menyaksikan karya yang sederhana namun kuat dalam penyampaian pesan. “Filmnya sederhana, tapi pesannya dalam. Membuat kami sadar bahwa kesehatan mental itu penting, dan perjuangan seorang ibu luar biasa,” kata Rika, salah satu penonton dari komunitas pemuda Pontianak.

Melalui Gema Emas 2045, Pemprov Kalbar terus mendorong generasi muda membangun pola hidup sehat dan produktif, tidak hanya lewat olahraga atau seminar, tetapi juga melalui seni dan budaya seperti film, musik, serta karya kreatif lainnya.

Windy berharap gerakan ini menjadi langkah berkelanjutan. “Kami ingin menjadikan Kalbar sebagai rumah kreatif bagi anak muda. Kalau generasinya sehat secara fisik, mental, dan sosial, maka mimpi Indonesia Emas bukan hal yang mustahil,” ucapnya.

Penayangan perdana Andai Ibu Bisa Terbang menurutnya menjadi simbol bahwa semangat Sumpah Pemuda masih hidup di hati generasi muda Kalbar. Mereka tidak hanya bersuara lewat kata-kata, tetapi lewat karya yang menyentuh, dan menggugah.

“Film ini menjadi pengingat bahwa setiap generasi memiliki cara tersendiri untuk berkontribusi. Di tangan anak muda Kalbar, Sumpah Pemuda bukan sekadar slogan sejarah, melainkan energi untuk terbang lebih tinggi menuju masa depan yang sehat, kreatif, dan berdaya,” tutupnya.(*)

Editor : Hanif
#penayangan film #hari sumpah pemuda #karya kreatif #kalbar #peringatan #anak muda